Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik! Bahan Pokok di Kaltim Aman Jelang Idul Adha

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik! Bahan Pokok di Kaltim Aman Jelang Idul Adha Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kaltim
Ket. Aktivitas pedagang ayam di Pasar Segiri Samarinda saat disidak oleh tim Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

SAMARINDA - Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan bahwa kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, terutama di Samarinda, masih dalam kategori aman dan terkendali jelang Hari Raya Idul Adha 2025.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPTPH Kaltim Amaylia Dina Widyastuti, di Samarinda, Selasa (3/6), menyampaikan bahwa tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan maupun antrean pembelian dalam jumlah besar.

“Hasil sidak menunjukkan bahwa harga-harga masih stabil. Masyarakat tidak perlu khawatir dan kami imbau untuk tetap bijak dalam berbelanja. Insya Allah stok aman selama hari raya,” ujar Dina, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan di beberapa lokasi berbeda, yakni Pasar Segiri dan Pasar Merdeka, serta pusat perbelanjaan modern Lotte Mart.

Ia menjelaskan berdasarkan pantauan di Pasar Segiri dan Pasar Merdeka Samarinda menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok masih stabil.

Meski demikian, kata Dina lagi, harga beras mengalami sedikit kenaikan, yakni dari Rp390 ribu menjadi Rp400 ribu per 25 kilogram (sekitar Rp100 per kilogram), angka tersebut masih dianggap wajar.

Untuk komoditas bawang, bawang merah naik dari Rp35 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih justru turun dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Dina menegaskan bahwa harga tersebut masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Penurunan paling drastis terjadi pada komoditas cabai. Cabai rawit yang sebelumnya sempat menembus harga Rp100 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp30 ribu/kg.

Begitu pula cabai merah besar dan cabai keriting, yang kini berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

“Penurunan harga ini karena pasokan dari daerah produsen mulai masuk ke pasar. Ketika pasokan melimpah, harga otomatis turun,” ujar Dina pula.

Hasil pemantauan di Lotte Mart menunjukkan bahwa ketersediaan pangan di ritel modern ini juga dalam kondisi mencukupi.

Tidak tampak lonjakan pembeli seperti yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Menurut Dina, hal ini kemungkinan disebabkan oleh libur panjang dan banyaknya warga yang mudik ke luar kota.

Lotte Mart dinilai patuh terhadap HET, terutama untuk beras kemasan premium yang dijual Rp77 ribu per 5 kilogram, dengan stok mencapai 20 ton dan cukup hingga pertengahan Juni 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pengguna Transportasi Umum ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.