Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Berikan Pendampingan Psikis bagi Korban Longsor Gunung Kuda

📅 Senin, 02 Jun 2025, 22:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Berikan Pendampingan Psikis bagi Korban Longsor Gunung Kuda Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah anak dari keluarga korban longsor Gunung Kuda saat mengikuti program trauma healing di Cirebon, Jawa Barat, Senin (2/6/2025).

CIREBON – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) setempat memberikan pendampingan psikis berupa trauma healing bagi anak-anak dan keluarga korban longsor Gunung Kuda.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, di Cirebon, Senin (02/6), mengatakan trauma healing ini bertujuan memberikan hiburan, semangat, dan motivasi hidup kepada anak-anak yang kini menghadapi kondisi kehilangan serta duka mendalam usai insiden tersebut.

“Kegiatan ini dirancang untuk memulihkan psikologis anak-anak yang kehilangan orang tua, akibat bencana longsor galian C yang menelan korban jiwa beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam sesi trauma healing, anak-anak diajak bermain, bernyanyi, dan mengingat pelajaran sekolah secara santai.

Polwan Polresta Cirebon, kata dia, berperan aktif menghidupkan suasana, menciptakan ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri.

Menurut dia, pendekatan empati dan lembut ini cukup efektif dalam pemulihan psikis jangka panjang untuk mereka.

Selain itu, Sumarni menuturkan kegiatan ini juga bisa memberikan semangat untuk para ibu atau istri korban yang kini harus menjadi tulang punggung keluarga.

“Kami berpesan kepada para ibu agar tidak menyerah pada keadaan, tetap kuat demi anak-anak, agar mereka tetap bisa tumbuh dengan semangat dan harapan,” katanya.

Selain pendampingan, pihaknya pun menyerahkan santunan dari Kapolda Jawa Barat sebagai menjadi modal awal bagi keluarga untuk membangun kembali kehidupan, seperti membuka warung atau usaha kecil.

“Kami berharap santunan ini bisa membantu mereka memulai kembali kehidupan yang lebih mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPAID Kabupaten Cirebon Fifi Sofiah menyebut trauma healing merupakan langkah penting, untuk membangun kembali kepercayaan diri anak-anak yang terdampak langsung musibah.

Ia memastikan KPAID bersama Unit PPA Polresta Cirebon akan terus mendampingi anak-anak yang mengalami trauma, agar tidak tumbuh dalam tekanan dan kecemasan yang berlarut-larut.

“Trauma healing ini bukan akhir, tetapi awal dari proses panjang pemulihan. Anak-anak ini harus kita jaga bersama,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.