Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Banjarmasin Merapikan Kabel Jaringan yang Semrawut 

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Banjarmasin Merapikan Kabel Jaringan yang Semrawut  Doc: ANTARA
Ket. Pemandangan kabel-kabel utilitas tergantung semrawut di pinggiran jalan di tengah Kota Banjarmasin hingga dinilai merusak estetika.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menangani keberadaan kabel jaringan utilitas yang semrawut dan dinilai merusak estetika kota.

Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin, di Banjarmasin, Minggu (01/6), mengingatkan dan mengimbau kepada seluruh provider pemilik kabel agar bisa merapikan dan menata ulang kabel listrik yang bergelantungan agar tidak semrawut.

"Saya mengimbau para pemilik kabel untuk merapikan kabel-kabel yang ada di sepanjang wilayah Kota Banjarmasin," ujarnya.

Jika imbauan ini diindahkan dari batas waktu yang diberikan, lanjut Yamin, maka pihaknya tidak segan akan melakukan pemotongan kabel jaringan utilitas tersebut.

Tidak hanya berlaku pada kabel jaringan utilitas, tiang kabel listrik juga turut diperhatikan dan ditata ulang agar bisa menjadi satu titik saja.

"Tiang-tiangnya kita berharap semua provider itu bisa menjadi satu padu untuk menjadikan satu titik tiang biar rapi," tuturnya.

Yamin menyatakan sudah saatnya Kota Banjarmasin membangun jalur ducting atau saluran kabel bawah tanah seperti kota-kota besar lainnya yang sudah menerapkan.

"Ke depan, inovasi ini bisa dilakukan. Jadi tidak merusak estetika kota dengan kabel yang bergelantungan di atas," kata Yamin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, mengungkapkan pembangunan jalur ducting memang masuk rencana jangka panjang dalam penataan kabel jaringan utilitas.

Saat ini, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap seluruh tiang jaringan utilitas di kota yang berjuluk sebagai Kota Seribu Sungai ini.

"Untuk pemasangan baru tentu perlu izin, jika berada di lahan Pemko Banjarmasin maka akan dikenakan sewa sesuai ketentuan penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)," terang Suri.

Sementara kabel jaringan utilitas yang sudah lama terpasang, pihaknya masih fokus sosialisasi kepada penyedia layanan agar segera mengurus izin dan bisa ditata ulang.

"Setelah itu baru bisa kita lakukan penindakan tegas, jika mereka masih belum merapikan kabel mereka," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.