Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Busana Bertema 'The Blue Enggang' Tampil di Indonesia FashionWeek

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 19:44 WIB | Oleh:
Busana Bertema 'The Blue Enggang' Tampil di Indonesia FashionWeek Doc: ANTARA/HO-With The Creations
Ket. Panggung "Indonesia Fashion Week" (IFW) 2025 di JCC Senayan, Jakarta menampilkan model memeragakan busana bertema "The Blue Enggang" rancangan desainer Withkittisak Vajra, Minggu (1/6).

JAKARTA - Panggung "Indonesia Fashion Week" (IFW) 2025 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu, menampilkan model busana bertema "The Blue Enggang" rancangan Withkittisak Vajra, dengan desainer di baliknya Vajra Virya Kusala asal Surabaya.

Vajra anak kedua dari mendiang penulis sastra terkemuka Lan Fang. baru saja meluncurkan koleksi debutnya di IFW yang mengekspresikan nilai luhur dari warisan budaya Suku Dayak di Indonesia.

Dalam siaran pers "With The Creations" di Jakarta, Minggu (1/6), Vajra mengatakan "The Blue Enggang" adalah hasil eksplorasi terhadap kekayaan budaya Suku Dayak Iban (Kalimantan), khususnya filosofi spiritual dari corak burung enggang dan upacara adat "sentangih".

“Kami percaya bahwa warisan budaya bukan hanya untuk dikenang, tapi dihidupkan. Fesyen bisa menjadi medium ekspresif yang menjembatani akar tradisi dengan semangat zaman, tanpa meninggalkan esensi nilai-nilai luhur,” kata Vajra.

Dengan tema "Cultural Continuum: Megapolitan Pulse," Vajra merancang desain busana bernuansa biru, mendominasi koleksinya.

Biru bukan sekadar pilihan warna, melainkan simbol dari berkah ilahi, perlindungan roh leluhur, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan hidup.

Koleksi "ready-to-wear" yang dirancang Withkittisak Vajra memanfaatkan kain tenun ikat Dayak berkualitas yang dipadukan dengan teknik jahit jelujur khas Jepang ("sashiko") dan sulaman "cross-stitch".

Tiga busana perempuan dan satu busana laki-laki dari koleksi itu telah berhasil mencuri perhatian kurator dari "Indonesia Young Fashion Designer Competition" (IYFDC) 2025, hingga dapat diperagakan pada ajang IFW 2025 di Senayan, Jakarta pada Minggu.

Seluruh karya yang tampil di IYFDC 2025 diseleksi secara ketat oleh jajaran desainer ternama anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), di antaranya Misan Kopaka, Susan Zhuang, dan Koyko, serta perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, selaku Plt. Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta.

Para kurator menilai dari sisi konsep, teknik pengerjaan, relevansi tema, dan inovasi dalam menampilkan budaya dalam bentuk fesyen kontemporer.

Pengerjaan busana Withkittisak Vajra disesuaikan dengan semangat "industri fesyen untuk masa depan", menerapkan praktik fesyen yang bertanggung jawab, dengan prinsip "zero-waste" dan penggunaan material organik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.