Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Papua Sesuai Standar Operasional Prosedur

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 17:06 WIB | Oleh:
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Papua Sesuai Standar Operasional Prosedur Doc: antara foto
Ket. Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Ibnu Naser Arrohimi

JAYAPURA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memastikan pelayanan pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan dengan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) mulai dari layanan Puskesmas hingga tingkat rumah sakit.

Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Ibnu Naser Arrohimi, mengatakan dengan memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar maka akan menghasilkan peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, peningkatan kepuasan pasien, pengelolaan risiko yang lebih baik, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan keberlanjutan layanan.

"Pada Kamis (22/5) kami meninjau pelayanan kesehatan di mana hal ini selaras dengan inisiatif strategis BPJS Kesehatan 2025, yaitu digitalisasi pelayanan berbasis kebutuhan peserta di setiap titik layanan serta peningkatan kepatuhan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan sesuai standar," katanya di Jayapura, Minggu (1/6).

Menurut Ibnu, pemantauan ini penting dilakukan guna menjamin mutu layanan dan implementasi janji layanan JKN.

"Seperti di Puskesmas Sentani di mana salah satu FKTP utama ada di Kabupaten Jayapura dan RSUD Jayapura sehingga pelayanan harus maksimal," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan terus memastikan rujukan utama di wilayah Papua dengan berbagai tenaga spesialis, sehingga pihaknya berharap rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan optimal bagi peserta.

"Dengan begitu dapat menurunkan angka kematian dan meningkatkan rasa kepercayaan kepada masyarakat," katanya.

Dia menambahkan pihaknya juga menekankan pentingnya transparansi informasi tempat tidur agar peserta JKN yang membutuhkan rawat inap dapat dengan mudah mengetahui ketersediaan.

"Saya juga mengingatkan agar pihak rumah sakit memperhatikan fasilitas lain yang memerlukan perbaikan. Serta terdapat beberapa sarana dan prasarana yang perlu dipantau agar pasien merasa lebih nyaman saat menjalani perawatan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.