Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjalanan ke pulau Padar; jejak langkah di antara bukit dan lautan

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 17:40 WIB | Oleh:

Sesuai penjelasan Abdul, tangan kanan Komodo itu tergigit oleh jantan yang lain saat berebutan Komodo betina.

Data di Taman Nasional Komodo menunjukkan, saat ini jumlah Komodo di pulau itu berjumlah 1.600 ekor. Populasinya stabil, karena secara jumlah tidak lebih dan tidak kurang.

Saking asyiknya mengabadikan momen Komodo yang tertidur, tiba-tiba muncul seekor Komodo berukuran kecil, yang diketahui adalah Komodo berjenis kelamin perempuan berjalan munuju ke kubangan tersebut.

Semua wisatawan yang berkunjung ke lokasi itu, langsung menghindar. Ternyata Komodo tersebut hanya ingin mencari minum di lokasi tersebut, dan langsung melanjutkan perjalanannya ke lokasi yang lain.

Balai TN Komodo menyatakan populasi satwa Komodo yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) relatif stabil.

"Populasi biawak Komodo secara alami mengalami fluktuasi, sesuai dengan ketersediaan populasi satwa mangsa di alam, dan secara umum populasi biawak Komodo meningkat dalam tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2024 tren populasi biawak Komodo masih dalam rentang stabil," kata Kepala Balai TNK Hendrikus Rani Siga, ketika berbincang dengan ANTARA.

Populasi biawak Komodo berdasarkan laporan dari Balai TNK sebanyak 2.897 ekor pada tahun 2018, tahun 2019 sebanyak 3.022 ekor, lalu pada tahun 2020 sebanyak 3.163 ekor, tahun 2021 sebanyak 3.303 ekor, tahun 2022 sebanyak 3.156 ekor, tahun 2023 sebanyak 3.396 ekor, dan pada tahun 2024 sebanyak 3.270 ekor.

Walaupun pada tahun 2024 populasi mengalami penurunan, hal tersebut masih dalam kategori relatif stabil.

Pasir Merah Muda

Setelah puas mengamati satwa langka tersebut, sejumlah wisatawan lalu kembali ke dermaga dan melanjutkan pelayaran ke objek wisata penutup, yakni Pink Beach sebuah surga kecil dengan pasir merah muda yang memesona.

20250531172240_Perjalanan-ke-pulau-Padar-3.jpegSejumlah wisatawan sedang menikmati keindahan pantai merah muda di kawasan Balai Taman Nasional Komodo, Jumat (23/5) pekan lalu. ANTARA/Kornelis Kaha

Hanya 15 hingga 20 menit dari Pulau Komodo, Pink Beach menyambut sejumlah wisatawan dengan warna unik yang memantulkan cahaya Matahari menjadi rona kemerahan.

Mengapa lokasi itu disebut Pink Beach? Sebab warna pasir itu berasal dari campuran pasir putih dan serpihan mikroorganisme laut bernama Foraminifera yang berwarna merah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Gaspol Tekan S...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.