Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panitia siapkan skema estafet tangani lansia sakit saat puncak haji

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Panitia siapkan skema estafet tangani lansia sakit saat puncak haji Doc: ANTARA /Andika Wahyu
Ket. Jamaah calon haji menggunakan payung saat berjalan di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (27/5). Dalam beberapa hari terakhir, suhu di Makkah mencapai 42 hingga 46 derajat celcius,

Jakarta -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan skema khusus yakni evakuasi estafet untuk menangani jamaah haji, terutama lansia yang mengalami kelelahan atau sakit saat menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Kepala Seksi Lansia, Disabilitas, dan Penanganan Krisis Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP2JH) PPIH Daker Madinah Didit Sigit Kurniawan di Makkah, Jumat, menyampaikan dengan skema itu, jamaah yang mengalami kelelahan atau butuh bantuan akan didorong dari satu pos ke pos lainnya, mulai dari titik 1, 2, 3, 4, dan 5.

Untuk mengoptimalkan penanganan, kata dia melanjutkan PPIH membangun kolaborasi dengan sejumlah pihak, mulai dari Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam), Petugas Lansia, Media Center Haji (MCH), serta rumah sakit di Arab Saudi, terutama di sekitar Mina.

"Di setiap pos itu nanti, akan ada anggota PKP2JH, Linjam, Lansia serta Media Center Haji (MCH) yang siap siaga,” kata dia.

Berikutnya, Didit menyampaikan bahwa bagi jamaah yang masih mampu duduk, tim akan mengevakuasi mereka menggunakan kursi roda. Namun, jika jamaah itu tidak bisa duduk atau dalam kondisi sakit yang berat, mereka akan langsung dibawa menggunakan tandu.

“Jika kasusnya terjadi di tengah-tengah kerumunan, kita akan sampaikan ke Askar (pasukan keamanan) Arab Saudi untuk meminta evakuasi oleh ambulans ke rumah sakit terdekat,” kata Didit.

Didit menyampaikan pula terdapat dua rumah sakit yang menjadi rujukan utama bagi jamaah Indonesia, antara lain Rumah Sakit Mina Al-Wadi. Lalu, pihaknya pun telah menyiapkan ambulans yang dapat digunakan oleh jamaah dan sudah dilengkapi dengan fasilitas ICU mini.

“Ambulans ini akan memecah massa dengan sirine dan didampingi Askar supaya bisa melewati jalur padat,” kata dia.

Sementara itu, Didit menyampaikan untuk kasus kelelahan ringan, jamaah cukup dibawa ke tenda berteduh untuk beristirahat dan memulihkan diri.

“Kalau jamaahnya hanya kelelahan, biasanya kami bawa ke tempat yang teduh dulu, disiapkan di pos-pos karena di sana sangat panas,” kata Didit.

Pemerintah berharap seluruh persiapan itu dapat memastikan jamaah haji, khususnya lansia dan disabilitas, bisa melewati puncak haji dengan aman dan nyaman.

Diketahui, Tim Penanganan Krisis Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji adalah bagian dari PPIH yang bertugas memberikan pertolongan pertama kepada jamaah haji yang mengalami kelelahan dan kecelakaan kecil. PKP2JH juga bertugas untuk melayani lansia dan penyandang disabilitas di hotel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.