Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jatim: AI Senopati permudah layanan SPMB 2025

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 18:55 WIB | Oleh:
Gubernur Jatim: AI Senopati permudah layanan SPMB 2025 Doc: ANTARA/Willi Irawan
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat meninjau help desk SPMB 2025 di Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya, Jumat (30/5).

Surabaya -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa sistem teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Senopati untuk mempermudah pelayanan publik dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

“Inovasi terus kita dorong, termasuk menyiapkan tim khusus untuk menjawab telepon masyarakat,” kata Khofifah Indar Parawansa saat meninjau help desk SPMB 2025 di Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya, Jumat.

Khofifah menjelaskan AI Senopati merupakan hasil kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

"Teknologi ini mampu menjawab pertanyaan seputar proses SPMB, mulai dari domisili, syarat khusus seperti tinggi badan dan buta warna di beberapa SMK, hingga akses pendidikan bagi siswa dari luar Jawa Timur," katanya.

Khofifah berharap AI Senopati dapat mempercepat dan mempermudah siapa saja yang ingin mendapatkan penjelasan terkait SPMB 2025.

"Berbagai upaya ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Jatim dalam memberikan pelayanan publik terbaik bagi calon siswa dan wali murid di jenjang SMA, SMK, maupun SLB. Teknologi diharapkan mampu mengurangi kebingungan serta mempercepat proses administrasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyatakan pelayanan SPMB tidak mengenal hari libur karena menjadi tuntutan masyarakat.

“Walaupun libur panjang, pelayanan SPMB tetap berlangsung karena merupakan tuntutan masyarakat. Ada masyarakat yang ingin bertatap muka, dan ada call center yang selalu siap. SPMB tahun ini berjalan lancar, kita belajar dari pelaksanaan tahun lalu,” ujarnya.

Aries menambahkan bahwa saat ini SPMB berada pada tahap perbaikan nilai.

"Nilai rapor dan sistem tidak selalu sama. Ini nanti sekolah yang akan memperbaiki, dan batas akhirnya tanggal 31 Mei,” katanya.

Tahapan selanjutnya yakni pengambilan PIN dan verifikasi data yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 13 Juni, sementara verifikasi berkas dilakukan hingga 14 Juni.

Pada tahun ini, mekanisme seleksi jalur domisili mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya urutan seleksi berdasarkan jarak, kini lebih mengutamakan nilai akademik calon siswa.

“Jadi, urutannya pakai nilai akademik dulu, baru jarak. Nilai akademik diambil dari rapor semester 1 sampai 5 dan ditambahkan indeks sekolah,” ujarnya.

Indeks sekolah dihitung berdasarkan rata-rata jumlah lulusan yang diterima di SMA negeri. Komposisinya, 60 persen berasal dari nilai rapor dan 40 persen dari indeks sekolah. Apabila nilai sama, barulah diperhitungkan jarak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.