Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Roket Raksasa Starship Meledak di Atas Samudra Hindia dalam Uji Coba Terbaru

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 09:47 WIB | Oleh:
Roket Raksasa Starship Meledak di Atas Samudra Hindia dalam Uji Coba Terbaru Doc: AFP/SpaceX
Ket. Cuplikan gambar dari siaran langsung SpaceX menunjukkan peluncuran roket SpaceX Starship dari Starbase, Texas, pada tanggal 27 Mei 2025.

SOUTH PADRE ISLAND - Prototipe Starship milik SpaceX meledak di atas Samudra Hindia pada hari Selasa (27/5), mengakhiri uji terbang bergelombang lainnya bagi roket yang menjadi inti impian miliarder Elon Musk untuk menjajah Mars.

Kendaraan peluncur terbesar dan terkuat yang pernah dibuat lepas landas sekitar pukul 6.36 malam (23.36 GMT) dari fasilitas Starbase milik perusahaan, yang juga diberi nama Starbase.

Kegembiraan memuncak di kalangan teknisi dan penonton SpaceX, setelah dua perjalanan terakhir berakhir dengan panggung atas hancur dalam hujan api di atas Karibia.

Namun tanda-tanda masalah segera muncul: pendorong Super Heavy tahap pertama meledak alih-alih melaksanakan pendaratan yang direncanakan di Teluk Meksiko.

Tayangan langsung kemudian menunjukkan pesawat luar angkasa tingkat atas gagal membuka pintunya untuk menyebarkan muatan "simulator" satelit Starlink.

Meskipun pesawat itu terbang lebih jauh dibanding dua usahanya sebelumnya, pesawat itu mengalami kebocoran dan mulai berputar di luar kendali saat meluncur di luar angkasa.

Tim misi membuang bahan bakar untuk mengurangi kekuatan ledakan yang diperkirakan terjadi, dan kamera dalam pesawat mati sekitar 45 menit dari apa yang seharusnya menjadi penerbangan 66 menit -- gagal mencapai zona pendaratan darurat target di lepas pantai barat Australia.

"Starship mengalami pembongkaran cepat yang tidak terjadwal," SpaceX memposting di X -- eufemisme yang sudah lazim untuk kegagalan yang membara -- sambil menekankan pihaknya akan belajar dari kemunduran tersebut.

Sementara itu, Musk berjanji AKAN mempercepat laju "Irama peluncuran untuk 3 penerbangan berikutnya akan lebih cepat — kira-kira satu setiap 3 hingga 4 minggu," katanya.

Namun, ia tidak mengatakan apakah ia masih berencana untuk menyampaikan siaran langsung tentang Mars yang dipromosikan SpaceX.

Dengan tinggi 403 kaki (123 meter), raksasa hitam-putih ini dirancang agar pada akhirnya dapat digunakan kembali sepenuhnya dan diluncurkan dengan biaya rendah, mewujudkan harapan Musk untuk menjadikan manusia sebagai spesies multi-planet.

NASA juga mengandalkan varian Starship untuk berfungsi sebagai pendarat awak untuk Artemis 3, misi untuk mengembalikan warga Amerika ke Bulan.

Menjelang peluncuran, puluhan penggemar luar angkasa berkumpul di Taman Isla Blanca di dekat Pulau Padre Selatan, berharap dapat melihat sekilas sejarah.

Beberapa perahu wisata kecil juga menghiasi laguna, sementara rekaman langsung menunjukkan Musk duduk di kontrol darat di Starbase, mengenakan kaus bertuliskan "Occupy Mars".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.