Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Terbuka bagi Perjanjian Damai dengan Tiongkok

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Terbuka bagi Perjanjian Damai dengan Tiongkok Doc: AFP/BFAR/PCG
Ket. Kapal Penjaga Pantai Tiongkok menembakkan meriam air ke kapal Dinas Perikanan dan Sumber Daya Laut Filipina (tengah) di perairan dekat terumbu karang Sandy Cay di LTS pada 21 Mei lalu.

KUALA LUMPUR - Filipina terbuka terhadap perjanjian tambahan apa pun dengan Tiongkok yang dapat membantu menjaga perdamaian di Laut Tiongkok Selatan (LTS), kata diplomat tertingginya, di tengah konfrontasi yang tak kunjung reda di antara mereka mengenai fitur-fitur yang disengketakan.

LTS yang menjadi jalur perdagangan melalui kapal senilai sekitar 3 triliun dollar AS per tahun, tetap menjadi sumber ketegangan antara Tiongkok dan Filipina, dengan hubungan yang berada pada titik terburuknya dalam beberapa tahun terakhir di tengah seringnya terjadi pertikaian yang memicu kekhawatiran regional bahwa hal tersebut dapat berubah menjadi konflik.

Filipina merasa kesal dengan kehadiran terus-menerus Penjaga Pantai Tiongkok di zona ekonomi eksklusifnya, tempat kedua negara mengklaim kedaulatan atas fitur-fitur yang disengketakan, termasuk gundukan pasir tak berpenghuni, atol yang kaya akan stok ikan, dan terumbu karang tempat Manila menempatkan pasukan di kapal angkatan laut yang sengaja dikandaskan.

“Saya tidak mengatakan bahwa (pengaturan) itu pasti akan terjadi, tetapi apa pun dalam lingkup upaya diplomatik, upaya damai, atau kerja sama, tentu saja sesuai dengan pola kami,” kata Menteri Luar Negeri Enrique Manalo kepada wartawan di sela-sela pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (25/5).

Kesepakatan telah dicapai sebelumnya, dengan Filipina dan Tiongkok tahun lalu mencapai “pengaturan sementara” untuk misi pasokan ulang ke kapal yang sengaja dikandaskan di Second Thomas Shoal setelah ketegangan berulang kali terjadi antara kapal-kapal pesaing.

Tiongkok menuduh Filipina memasuki wilayah perairannya tanpa izin, tetapi membantah tuduhan tindakan agresif. Beijing kemudian menganjurkan dialog dengan Manila untuk mengelola sengketa. 

Kode Etik

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh LTS, yang mencakup sebagian ZEE Vietnam, Malaysia, Indonesia, Brunei, dan Filipina.

Taruhannya tinggi jika terjadi salah perhitungan antara Beijing dan Manila, dengan Amerika Serikat (AS) yang terikat oleh perjanjian pertahanan bersama tahun 1951 untuk membantu Filipina jika terjadi serangan bersenjata, termasuk di LTS.

Menlu Manalo pun mengatakan Filipina bertekad untuk melihat bagaimana negara itu dapat mempercepat negosiasi kode etik antara Asean dan Beijing di LTS.

Semua pihak sepakat pada 2002 untuk merancang sebuah kode tersebut, tetapi butuh waktu 15 tahun bagi mereka untuk memulai proses negosiasi.

Sekretaris Jenderal Asean, Kao Kim Hourn, pekan lalu mengatakan bahwa semua pihak berkomitmen untuk menyelesaikan kode tersebut tahun depan, saat Filipina akan menjadi ketua ASEAN pada tahun 2026.

Dalam sambutannya kepada para pemimpin Asean pada hari Senin, Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, menyerukan agar adopsi kode yang mengikat secara hukum dipercepat.

“Ada kebutuhan mendesak untuk mempercepat penerapan kode etik yang mengikat secara hukum di LTS. Ini untuk menjaga hak maritim, meningkatkan stabilitas dan mencegah salah perhitungan di laut,” kata Marcos Jr.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

53 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.