Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Vesta Berasal dari Pecahan Planet Tata Surya?

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 07:15 WIB | Oleh:

Jacobson menyarankan dua kemungkinan. Salah satunya adalah bahwa Vesta mulai mengalami diferensiasi, tetapi kemudian berhenti. Kita tahu bahwa Vesta mengandung batuan vulkanik, tetapi mungkin tidak ada cukup vulkanisme untuk menjaga bagian dalam Vesta tetap hangat cukup lama agar dapat terdiferensiasi sepenuhnya.

Ide ini tidak benar-benar didukung oleh bukti, karena sifat-sifat meteorit HED yang diketahui berasal dari Vesta tidak benar-benar mendukungnya. “Kami benar-benar yakin meteorit ini berasal dari Vesta, dan ini tidak menunjukkan bukti nyata adanya diferensiasi yang tidak lengkap,” kata Jacobson.

Kemungkinan lainnya, yang merupakan penjelasan yang disukai Jacobson, adalah bahwa Vesta sendiri terkikis dari sebuah planet selama tumbukan dahsyat. Jika Vesta berasal dari dunia lain yang terdiferensiasi, yang telah mengalami vulkanisme yang meluas, maka itu akan menjelaskan mengapa Vesta mengandung batuan vulkanik tetapi tidak terdiferensiasi sendiri.

Itu bukan hipotesis baru. Jacobson sebelumnya mengusulkan bahwa banyak meteorit yang jatuh ke Bumi pada awalnya merupakan bagian dari bongkahan besar yang terlempar dari planet akibat tumbukan raksasa selama era awal tata surya yang penuh kekacauan 4,5 miliar tahun yang lalu.

“Ide ini berubah dari saran yang agak konyol menjadi hipotesis yang sekarang kami anggap serius karena analisis ulang data misi NASA Dawn ini,” kata Jacobson.

Jika Vesta terlempar dari sebuah planet, maka itu juga berarti bahwa asteroid lain berpotensi menjadi pecahan yang telah terkelupas dari planet. Beberapa misi dalam perjalanan menuju asteroid misi Psyche NASA ke asteroid dengan nama yang sama, misi OSIRIS-APEX ke asteroid dekat Bumi Apophis, dan wahana antariksa Hera milik Badan Antariksa Eropa yang akan mengunjungi asteroid ganda Didymos dan Dimorphos, semuanya akan melakukan eksperimen gravitasi serupa untuk, antara lain, memodelkan struktur interiornya.

Temuan tersebut dapat mengubah apa yang diketahui tentang populasi asteroid. “Koleksi meteorit Vesta bukan lagi sampel benda di luar angkasa yang gagal menjadi planet,” kata Jacobson.  “Ini bisa jadi merupakan potongan-potongan planet kuno sebelum tumbuh hingga selesai sepenuhnya. Kita hanya belum tahu planet mana itu,” paparnya. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.