Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komidigi-Google Jalin Kerja Sama Lewat Akselerator AI untuk Startup

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Komidigi-Google Jalin Kerja Sama Lewat Akselerator AI untuk Startup Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid (kiri) bersama Director of Government Affairs & Public Policy Google Indonesia Putri Alam (kanan) mengamati mural yang dibuat dengan bantuan AI saat pembukaan Google Cloud Summit Jakarta 2025.

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital menjalin kerja sama dengan Google lewat program Startup Accelerator Southeast Asia-Indonesia AI Focus.

Program ini diyakini menjadi awal dari penguatan ekosistem digital nasional melalui pendekatan terintegrasi kebijakan yang progresif, pengembangan talenta digital serta penerapan teknologi mendukung transformasi sektor prioritas.

“Kami percaya dengan ekosistem kolaboratif yang berpijak pada kebijakan kuat talenta unggul dan teknologi canggih, Indonesia memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi pusat inovasi AI di Asia Tenggara,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/5).

Ia juga menyampaikan investasi Google dalam pengembangan pusat data berbasis AI-ready di Indonesia diproyeksikan berkontribusi pada perekonomian nasional dengan estimasi mencapai 1.400 triliun rupiah atau sekitar 88 miliar dollar AS dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu, lanjutnya, pada 2025, ekonomi digital nasional diperkirakan akan menyumbang 130 miliar dollar AS atau meningkat 45 persen dibanding tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Indonesia menurutnya saat ini menjadi penggerak utama ekonomi digital di kawasan ASEAN, dengan nilai transaksi digital Indonesia pada 2024 mencapai 263 miliar dollar AS atau sepertiga total dari gross merchandise value (GMV) Asia Tenggara.

Kemudian dalam sektor startup, Indonesia mencatat pada 2024 terdapat 2.566 startup aktif, meningkat hampir 50 persen dibanding 2020 dengan rerata pertumbuhan mencapai lebih dari 200 startup baru setiap bulan.

Dari sisi regulasi, ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki sederet regulasi sebagai landasan yang meliputi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), serta PP Tata kelola Sistem elektronik untuk Perlindungan Anak (PP Tunas).

Pemerintah juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program Digital Talent Scholarship untuk mencetak inovator digital yang berintegritas, adaptif, dan berwawasan global.

Selain itu, tambah dia, Indonesia juga telah menetapkan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang AI guna memastikan bahwa talenta digital nasional memiliki sensitivitas terhadap isu-isu etis seperti bias algoritmik dan pelindungan privasi data. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laporta Tegaskan Raphinha Bertahan di Barcelona

21 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Laporta Tegaskan Raphinha B...

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.