Gempa Bengkulu, Mes Milik Pemprov Jadi Tempat Mengungsi Warga
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 11:13 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Humas Pemprov Bengkulu
BENGKULU - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan warga korban gempa bumi yang rumah rusak parah atau hancur untuk sementara waktu bisa mengungsi di mes pemda milik Pemerintah Provinsi Bengkulu.
"Kami mengimbau warga yang rumahnya hancur agar mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat. Jika tidak ada, bisa mengungsi di mes pemda," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Jumat.
Langkah cepat penanggulangan tersebut, kata dia, merupakan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan, kenyamanan, dan pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Helmi Hasan juga langsung turun ke lokasi terdampak gempa usai menunaikan shalat subuh.
Helmi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk bergerak cepat dan sigap membantu masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ketika ada gempa, ada rumah yang rusak parah, segera kita robohkan. Nanti akan dibangun baru oleh pemerintah dengan gotong royong bersama masyarakat. Yang rusak ringan segera diperbaiki. Untuk warga yang luka-luka, akan langsung kita obati dan semuanya ditanggung pemerintah," kata Helmi.
Gubernur menyatakan, data sementara menunjukkan sekitar 100 rumah warga yang rusak akibat gempa bumi yang terjadi pada Jumat dini hari 23 Mei 2025.
"Yang rusak kurang lebih 100, dan yang rusak parah kurang lebih separuhnya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wilayah barat daya, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu diguncang gempa pada Jumat dini hari dengan kekuatan yang dicatat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebesar 6,3 magnitudo.
Gempa bumi tersebut terjadi pada Jumat 23 Mei 2025, tepatnya pada pukul 02.52 WIB, pada koordinat 4.17 LS,102.17 BT.
"Pusat gempa berada di 43 km barat daya Bengkulu, Bengkulu" tulis laman resmi BMKG, dipantau di Jakarta, Jumat.
Laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menjelaskan bahwa gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di perairan Bengkulu, dan tidak berpotensi tsunami.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!