Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apindo: Daerah Ngebut, Ekonomi Nasional Melesat

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apindo: Daerah Ngebut, Ekonomi Nasional Melesat Doc: aNTARA/HO-Apindo
Ket. DPP Apindo menyelenggarakan Rapat kerja dan koordinasi provinsi (Rakerkonprov) di Banyuwangi, Kamis (22/5/2025).

SURABAYA - Akselerasi ekonomi daerah sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional karena dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. 

Dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah, pemerintah dapat meningkatkan pendapatan nasional, mengurangi disparitas regional, dan mendorong investasi di berbagai sektor. 

Dewan Pimpinan Pengurus (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur mendorong akselerasi daerah seperti penguatan ekonomi lokal agar dapat mendukung perekonomian nasional terutama di tengah adanya tantangan global seperti saat ini.

“Pada dasarnya potensi ekonomi di daerah itu sangat besar. Kami berharap semua anggota bekerja sama dengan pemerintah menciptakan peluang mendatangkan investasi ke daerah,” kata Ketua DPP Apindo Jawa Timur Eddy Widjanarko di Surabaya, Jumat (23/5).

Eddy menyebutkan salah satu langkah Apindo Jatim dalam mengakselerasi ekonomi lokal adalah melalui Apindo UMKM Merdeka (AUM) yakni untuk meningkatkan kapasitas, akses pasar, dan kemandirian UMKM.

Selain itu, Apindo juga mendirikan Apindo Training Center (ATC) dan Indonesia Incorporated yang menjadi jembatan dunia usaha dan dunia kerja dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif sesuai kebutuhan industri.

“Indonesia Incorporated menjadi kerangka besar dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu daerah yang memiliki potensi ekonomi adalah Banyuwangi karena memiliki kompleksitas industrial yang meliputi pertanian dan perkebunan, perikanan, pariwisata, peternakan, hingga manufaktur.

Hal itu pula yang menjadi alasan dipilihnya Banyuwangi menjadi tuan rumah Rakerkonprov DPP Apindo Jatim 2025.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banyuwangi Partana mengatakan, investasi Banyuwangi pada 2024 mencapai Rp3,54 triliun hingga menduduki posisi ke-11 di Jawa Timur.

“Banyuwangi sangat unik karena secara geografis wilayahnya sangat luas dan memiliki potensi investasi sehingga menjadi magnet dan sangat layak untuk dikembangkan,” kata Partana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Segera Susun Peta Jalan Tek...
Luar Negeri
Iran Memperingatkan agar Ti...
Luar Negeri
AS Siapkan Berbagai Opsi Ji...
Luar Negeri
Kelangkaan Plastik Dorong H...
Nasional
RI Diminta Percepat Relokas...
Luar Negeri
Jepang Percepat Ibu Kota Kedua
Luar Negeri
Macron Menjamu Meloni setel...
Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.