Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Penyakit Hewan Jelang Iduladha, DPR RI Tegaskan Kesehatan Ternak Harus Dijaga

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 21:57 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Waspadai Penyakit Hewan Jelang Iduladha, DPR RI Tegaskan Kesehatan Ternak Harus Dijaga Doc: istimewa
Ket. Hewan kurban

PURWAKARTA –Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yovan menyoroti pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak menjelang Iduladha, mengingat mobilisasi ternak dalam jumlah besar berisiko menimbulkan penyebaran penyakit.

DPR RI terangnya ingin memastikan bahwa hewan kurban tersedia dalam kondisi sehat dan cukup. "Jangan sampai distribusi besar-besaran ini menjadi celah penyebaran PMK atau penyakit lainnya. Ini harus kita kawal bersama,” tegasnya saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kandang Hijrah Barokah Farm di Neglasari, Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (22/5).

Dikerahui, berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional, stok daging ruminansia dalam kondisi yang cukup dan aman. Estimasi total ketersediaan mencapai 1,1 juta ton, sedangkan kebutuhan sekitar 766 ribu ton. 

Dalam kunjungan bersama Komisi IV tersebut Plt. Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy menegaskan bahwa Badan Pangan Nasional terus mendukung upaya peternak lokal dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

“Kami menyambut baik upaya pemenuhan daging sapi dari dalam negeri. Ini menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan swasembada daging,” ujar Sarwo.

Ia menilai Kandang Hijrah Barokah Farm sebagai model kolaborasi yang efektif antara pelaku usaha dan peternak lokal. Kolaborasi ini, menurutnya, patut ditiru oleh daerah lain guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sarwo juga menyampaikan dukungan kepada PT Berdikari sebagai mitra usaha Hijrah Barokah Farm. “Sebagai BUMN pangan, PT Berdikari diharapkan dapat terus memperluas jaringan kerja sama dengan peternak lokal, agar distribusi dan pengolahan produk pangan berjalan lebih efisien dan merata,” tambahnya.

Perkuat Ekosistem Ternak Lokal

Menanggapi kegiatan ini, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi seusai menghadiri Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (22/5) menyatakan bahwa keberpihakan pada peternak lokal adalah bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun kemandirian pangan.

“Badan Pangan Nasional berkomitmen mendorong penguatan ekosistem peternakan nasional. Kolaborasi seperti ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri dengan kualitas dan kuantitas yang baik,” ujar Arief.

Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis target swasembada daging dapat tercapai secara bertahap, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.