Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Banten Susun Kajian Teknis Penataan Pantai Teluk Labuan untuk Dukung Pariwisata dan Mitigasi Bencana

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 10:06 WIB | Oleh:
Pemprov Banten Susun Kajian Teknis Penataan Pantai Teluk Labuan untuk Dukung Pariwisata dan Mitigasi Bencana Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Provinsi Banten menyusun kajian teknis untuk penataan Pantai Teluk Labuan. Langkah ini dilakukan guna mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan mitigasi bencana di wilayah pesisir Pandeglang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meminta institusi terkait menyusun kajian teknis penataan pantai Teluk Labuan Pandeglang termasuk soal sampah guna mendukung fungsi pelabuhan dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat pesisir.

"Saya minta Ibu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten untuk mengkaji. Karena itu kan fungsinya sebenarnya pelabuhan. Tapi sekarang ini nelayannya menambatkan perahunya itu di sungai,” kata Gubernur Banten Andra Soni dalam keterangannya di Serang, Rabu.

Lebih lanjut Andra menyebutkan pentingnya kajian yang matang dan terukur, termasuk terkait kemungkinan pembangunan infrastruktur pendukung seperti pemecah ombak (breakwater).

 “Breakwater itu harus dikaji. Harus betul-betul dikaji dan diperhitungkan betul. Karena itu kan lahan kita, lahan provinsi,” tegas Andra.

Gubernur juga mengungkapkan harapannya agar pengelolaan kawasan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner dan nelayan. 

“Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat juga. Karena saya pernah makan di sana, ikannya segar-segar. Ikannya bagus-bagus. Itu yang saya rasakan,” tambahnya.

Langkah penanganan tumpukan sampah di Pantai Teluk sebelumnya telah dilakukan melalui kerja bakti bersama masyarakat pada Jumat (18/4). Kegiatan itu melibatkan personel dan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten.

Pembersihan melibatkan 120 personel, dua alat berat, dan lima dump truk pengangkut sampah. Kepala DPUPR Arlan Marzan menambahkan, Pemprov juga akan membahas perencanaan jangka panjang agar penumpukan sampah tak kembali terjadi, termasuk dengan sosialisasi dan edukasi warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.