Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BBPJN Tangani Darurat Jalan Amblas di Poros Samarinda–Balikpapan, Akses Lalu Lintas Diatur

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 10:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
BBPJN Tangani Darurat Jalan Amblas di Poros Samarinda–Balikpapan, Akses Lalu Lintas Diatur Doc: Antara Foto
Ket. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) melakukan penanganan darurat terhadap jalan amblas di poros utama Samarinda–Balikpapan. Perbaikan dilakukan untuk menjaga kelancaran transportasi dan keselamatan pengguna jalan.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melakukan penanganan darurat untuk memulihkan akses vital ruas Jalan Poros Samarinda-Balikpapan di Kilometer 28 Desa Batuah Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara, agar bisa dilalui kendaraan seusai longsor.

Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBPJN Kaltim Budi Faizal di Samarinda, Rabu, menjelaskan penanganan yang dilakukan bersifat sementara, yaitu memperkuat tebing dengan cerocok. 

Dalam penanganan itu, BBPJN Kaltim juga memasang rambu-rambu lalu lintas, serta normalisasi filtrasi rembesan air menggunakan bak kontrol yang dialirkan dengan pipa. 

Sejumlah kendaraan sudah dapat melewati jalur tersebut sejak sepekan banjir mengakibatkan longsor di Loa Janan, meskipun petugas kepolisian memberlakukan sistem satu arah.
 
BBPJN Kaltim menghadapi sejumlah kendala dalam penanganan sementara maupun perencanaan penanganan permanen. Salah satu kendala adalah permintaan akses dari warga terdampak untuk memindahkan barang-barang dari rumah mereka yang roboh. 

Selain itu, pihak PLN dan BBPJN Kaltim perlu mempersiapkan penebangan pohon dan pembersihan lahan untuk jalur samping.

Investigasi tanah dengan metode boring test dilakukan pada Kamis (22/5/2025), dengan pendampingan dari Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN). 

BBPJN Kaltim juga menunggu dokumen kebencanaan dari Bupati Kutai Kartanegara untuk melakukan tindak lanjut.

Untuk penanganan permanen, BBPJN Kaltim berencana melakukan alih trase jalan. Namun, langkah itu perlu pemindahan tiang listrik oleh PLN. 

"Kalau tiang listrik sudah dipindah, kami bisa relokasi sehingga bisa masuk jadi dua jalur," ujar Budi Faizal.

Longsor di Jalan KM 28 Desa Batuah, Loa Janan yang semakin parah sejak Kamis (15/5/2025) tidak hanya berdampak pada infrastruktur jalan, tetapi juga merusak permukiman warga. 

Kepala Desa Batuah menjelaskan bahwa saat ini tercatat 21 rumah terdampak, melibatkan 28 Kepala Keluarga (KK) dengan total 88 jiwa. Jumlah itu diperkirakan bakal terus bertambah mengingat pergerakan tanah masih terjadi di lokasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.