Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesona Raja Ampat Makin Terancam, LHKP: Diduga hanya 2 Perusahaan Tambang Nikel yang Berizin

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 14:23 WIB | Oleh:
Pesona Raja Ampat Makin Terancam, LHKP: Diduga hanya 2 Perusahaan Tambang Nikel yang Berizin Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (LHKP) Provinsi Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu

SORONG – Kecantikan, keindahan, dan pesona Raja Ampat bakal semakin terancam dan bahkan rusak akibat maraknya tambang ilegal yang beroperasi. Raja Ampat sebagai Geopark dan ikon Papua Barat Daya harus diselamatkan.

Potensi ancaman nyata itu bisa semakin besar karena menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (LHKP) Provinsi Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu bahwa sejauh ini hanya dua perusahaan tambang nikel di Kabupaten Raja Ampat yang diketahui telah memiliki izin operasi.

Dia mengatakan dua perusahaan tambang yang dimaksud adalah PT. GAG Nikel dan PT. Kawei Sejahtera Mining yang sudah memenuhi persyaratan mulai dari kajian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan izin penggunaan kawasan.

“Sementara yang lain kita tidak tahu. Hanya dua perusahaan yang kami sudah tahu memiliki izin,” jelasnya di Sorong, Rabu (21/5).

Dia mengatakan, Raja Ampat sebagai Geopark harus dijaga secara baik karena menjadi investasi masa depan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. “Ini ikon Papua Barat Daya yang bisa menarik banyak orang untuk datang ke Raja Ampat,” katanya.

Pihaknya pun terus membahas dan merumuskan perencanaan pembangunan kawasan Raja Ampat untuk menentukan arah pembangunan di wilayah itu. “Kami sedang mendiskusikan arah pembangunan di Raja Ampat apakah mau dibangun menjadi kabupaten pertambangan atau kabupaten pariwisata," katanya.

Menurut dia, ini harus dibahas secara bersama-sama dan berkesinambungan untuk merumuskan strategi pembangunan yang nantinya ditetapkan dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) kabupaten maupun RTRW Provinsi Papua Barat Daya.

“Ini yang sedang kami diskusikan, sehingga kami membutuhkan saran dan masukan dari berbagai pihak untuk menentukan arah pembangunan di Kabupaten Raja Ampat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.