Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nagasaki, Pintu Gerbang Jepang dengan Dunia Luar di Bawah Portugis

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 07:12 WIB | Oleh:

Hubungan dagang Portugis dengan Jepang di Nagasaki mulai memburuk sejak tahun 1630-an. Saat itu pemerintah Jepang, di bawah Keshogunan Tokugawa (1603-1868), mulai menahan kapal-kapal  yang tiba di Nagasaki.

Penyitaan tersebut merupakan akibat langsung dari seorang kapten Spanyol yang membajak sebuah kapal Jepang. Saat itu Spanyol dan Portugal bersatu yang mendorong Jepang memperlakukan kapal-kapal kedua negara dengan cara yang sama.

Para shogun kemudian memberlakukan embargo perdagangan terhadap kedua kerajaan Eropa tersebut. Seorang wakil dikirim dari Makau ke Jepang pada tahun 1630, yaitu Dom Gonçalo de Silveira, untuk mencoba dan menegosiasikan pencabutan larangan tersebut. Utusan ini membutuhkan waktu empat tahun, tetapi akhirnya pemerintah Jepang setuju untuk melanjutkan perdagangan dengan Portugis meskipun hanya untuk sementara.

Keadaan menjadi jauh lebih buruk bagi Portugis pada tahun 1639 ketika dua kapal mereka kembali ke Makau dengan membawa berita yang mengganggu. Mereka tidak diizinkan untuk menurunkan jangkar dan membongkar muatan di Nagasaki.

Penutupan perdagangan dengan Portugis dilakukan para shogun Tokugawa secara resmi yang mengubah kebijakan perdagangan luar negeri mereka.  Ketika itu para pemimpin militer Jepang ini mulai curiga terhadap orang asing dan penyebaran agama Kristen. Akibatnya semua orang Portugis diusir dari negara itu dan perdagangan dihentikan dengan orang-orang seperti Makau.

Bahkan orang Jepang di luar negeri tidak diizinkan untuk kembali ke rumah dan jika mereka mencoba, mereka akan dieksekusi. Pemicu pengusiran ini adalah Pemberontakan Shimabara dari Desember 1637 hingga April 1638.

Pemberontakan Shimabara sebuah pemberontakan bersenjata pada awal zaman Edo yang melibatkan kaum petani, orang Kristen dan ronin. Peristiwa ini merupakan pemberontakan besar pertama sejak penyatuan Jepang di bawah kekuasaan Keshogunan Tokugawa. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
UMKM Tegal Punya Harapan Ba...
Olahraga
Awal yang Baik bagi Madrid ...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Olahraga
Inter Milan Rekrut Curtis J...
Daerah
Pemprov Gorontalo Perkuat S...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.