Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalsel Berkomitmen untuk Dukung Ketahanan Pangan Daging Sapi di IKN

📅 Senin, 15 Jul 2024, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalsel Berkomitmen untuk Dukung Ketahanan Pangan Daging Sapi di IKN Doc: ANTARA/HO-MC Kalsel
Ket. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel Suparmi.

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan daging sapi untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) di provinsi tetangga, Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel Suparmi di Banjarbaru, Senin, mengatakan berbagai program telah dilaksanakan untuk mewujudkan Kalsel mencapai swasembada daging sapi.

Program utama yang sudah dijalankan, ungkap Suparmi, melakukan integrasi pemeliharaan atau gembala sapi di lahan perkebunan sawit.

Menurut dia, program tersebut diberi nama program integrasi sawit sapi berbasis kemitraan usaha ternak inti plasma (Siska Ku Intip).

Menurut dia, program yang diinisiasi Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor ini menggandeng puluhan perusahaan perkebunan kelapa sawit hingga capaian populasi peternakan sapi di provinsi ini meningkat.

Program Siska Ku Intip ini, ungkap Suparmi, menjadi role model pengembangan sapi potong tingkat nasional dan sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Keberhasilan program ini, ungkap dia, dikolaborasikan dengan beberapa program pengembangan sapi yang ada di Kalsel, seperti program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri atau disingkat "Si Komandan".

"Program ini setiap tahun mampu melahirkan anak sapi atau pedet sebanyak 28.000 ekor," ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, program pengembangan peternakan sapi di lahan batu bara, program pengembangan sapi di Silvopastura akan dijadikan satu untuk menjadi program peternakan sapi berkelanjutan menuju Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan.

"Ujungnya untuk mendukung ketahanan pangan daging sapi di IKN," ujarnya.

Untuk mendukung program tersebut terwujud sesuai target, kata Suparmi, pihaknya pun telah mendata potensi-potensi wilayah untuk pengembangan peternakan sapi dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada.

"Dengan langkah yang gencar ini, selain meningkatkan kepemilikan sapi di daerah, juga akan membuka lapangan pekerjaan yang akan membuat masyarakat lebih sejahtera. Program pengintegrasian sapi ini juga akan membuka kesempatan bagi peternak kecil untuk meningkatkan produksi dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik," demikian katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.