Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri LH Ingatkan Akan Pentingnya Jaga Kawasan Gambut dan Mangrove di Kalimantan, Berperan Besar Tekan Emisi

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 13:10 WIB | Oleh:
Menteri LH Ingatkan Akan Pentingnya Jaga Kawasan Gambut dan Mangrove di Kalimantan, Berperan Besar Tekan Emisi Doc: antara foto
Ket. Kunjungan program desa mandiri peduli gambut di Kalimantan.

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan akan pentingnya menjaga kawasan gambut dan mangrove di Kalimantan untuk upaya menekan emisi gas rumah kaca (GRK).

“Kawasan gambut di Kalimantan Barat, mencakup sekitar 2,4 juta hektare, memegang peranan besar dalam menyerap karbon dioksida. Oleh karena itu, pengelolaan gambut dan mangrove yang berkelanjutan sangat vital untuk mendukung pencapaian target pengurangan emisi karbon,” kata Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa (20/5).

Jika gambut terbakar, lanjutnya, kerusakan yang ditimbulkan tidak dapat dipulihkan lagi.

Saat mengunjungi Desa Mandiri Peduli Gambut di Desa Peniraman, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada Minggu (18/5), Hanif meninjau kesiapan desa menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran.

Hal itu mengingat sekitar 800 desa di Indonesia terletak di kawasan gambut yang membutuhkan perhatian serius dalam pengelolaannya. Desa harus didorong untuk segera memperoleh sertifikat penyerapan emisi karbon yang tidak hanya mendukung komitmen Indonesia dalam perubahan iklim, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta serta akademisi untuk menjaga kelestarian mangrove dan gambut. Dengan pengelolaan yang baik, kawasan gambut dan mangrove dapat mendukung pencapaian target emisi karbon yang ditetapkan dalam Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

Sektor swasta, terutama sektor perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di daerah gambut, diharapkan turut serta dalam mendukung program itu, salah satunya melalui sertifikasi penyerapan karbon yang bernilai ekonomi.

Menteri Hanif juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemulihan dan perawatan ekosistem gambut dan mangrove, salah satunya melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut. Dia juga menekankan Indonesia harus berkomitmen untuk melindungi ekosistem gambut dan mangrove demi tercapainya Indonesia bebas emisi.

"Menjaga kawasan gambut dan mangrove untuk masa depan yang lebih baik, demi keberlanjutan lingkungan hidup kita dan generasi yang akan datang," kata Hanif Faisol Nurofiq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.