Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak Ngebut Tanam, Swasembada Pangan Dikejar

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 14:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebak Ngebut Tanam, Swasembada Pangan Dikejar Doc: ANTARA/HO-Distan Lebak
Ket. Pemkab Lebak, Banten mengakselerasi percepatan tanam di berbagai wilayah di daerah itu guna mendukung program swasembada pangan.

LEBAK – Percepatan masa tanam padi di Lebak, Provinsi Banten bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan mendukung swasembada beras, terutama dengan memanfaatkan musim penghujan.

Pemerintah Kabupaten Lebak, sedang mengintensifkan upaya percepatan tanam padi, dengan target realisasi tanam mencapai 25 ribu hektar dengan melibatkan para stakeholder atau pemangku kepentingan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten melakukan percepatan tanam di berbagai wilayah setempat guna mendukung program swasembada pangan.

"Kita meminta petani yang sudah panen kembali melakukan percepatan tanam," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Selasa (20/5).

Pemerintah Kabupaten Lebak komitmen untuk mewujudkan program swasembada pangan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada mulai sarana prasarana bantuan pompa dan pompa irigasi juga peralatan pertanian (alsintan) sebagai bentuk intervensi secara masif, mulai dari tahap pra tanam, tanam, hingga pasca panen.

Selama ini, kata dia, Kabupaten Lebak menunjukkan capaian luar biasa dalam realisasi tanam dengan target pada Mei 2025 seluas 19 ribu hektare, namun kemungkinan bisa naik signifikan hingga 25 ribu hektare.

"Kami menargetkan realisasi tanam melibatkan aparat desa, petani, kelompok tani dan penyuluh," katanya menjelaskan.

Menurut dia, gerakan percepatan tanam juga berlangsung di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak sebagai bentuk konkret dukungan daerah terhadap program nasional.

Luas baku sawah (LBS) di Kabupaten Lebak sekitar 52 ribu hektare dengan Indeks Pertanaman (IP) tiga kali tanam sehingga total 156 ribu hektare per tahun dengan produksi gabah 750 ribu ton per tahun dan jika dikonversikan menjadi beras sekitar 450 ribu ton.

Produksi pangan di daerah itu dengan penduduk 1,4 juta jiwa dan konsumsi beras 200 ribu ton per tahun, maka Lebak mencatat surplus 250 ribu ton.

Karena itu, pihaknya berharap tahun ini bisa terealisasi IP tiga kali tanam dalam setahun sehingga bisa meningkatkan produksi gabah hingga 1 juta ton.

"Jika produksi gabah 1 juta ton bisa menghasilkan beras sekitar 600 ribu ton dan menyumbangkan ketersediaan pangan nasional," katanya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan petani di sini merasa lega setelah adanya bantuan pompa dengan kapasitas 6 inci sehingga bisa mengaliri persawahan seluas 50 hektare.

"Kami sekarang sudah melakukan gerakan percepatan tanam dengan penyedotan air dari Sungai Ciujung," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.