Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Visa Belum Terbit, Calon Haji Bakal Terpisah dari Rombongan Awal

📅 Senin, 19 Mei 2025, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Visa Belum Terbit, Calon Haji Bakal Terpisah dari Rombongan Awal Doc: ANTARA 
Ket. Dokumentasi pemberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Kota Balikpapan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

JAKARTA – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Hilman Latief, mengatakan keterlambatan visa yang dialami jemaah calon haji pada awal-awal keberangkatan, menjadi salah satu penyebab banyaknya calon haji yang terpisah dengan rombongan.

"Pada awal-awal keberangkatan misalnya kita menyaksikan sebagian visa jemaah kita belum terbit, padahal mereka juga sudah dijadwalkan untuk berangkat atau terbang ke Tanah Suci," ujar Hilman Latief dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Senin (19/5).

Hilman menjelaskan keterlambatan penerbitan visa ini membuat sebagian calon haji harus ditunda keberangkatannya. Dengan demikian, kursi yang ditinggalkan harus digeser ke jemaah dari kloter lain yang ternyata ditangani oleh syarikah berbeda.

Di sisi lain, untuk pertama kalinya jemaah calon haji Indonesia dilayani delapan syarikah (perusahaan penyelenggara haji Arab Saudi), yang pada akhirnya memicu persoalan pisah rombongan ini.

Pada penyelenggaraan haji sebelumnya, hanya ada satu syarikah saja yang melayani jemaah. Namun, langkah transformasi yang dilakukan Arab Saudi membuat layanan haji berubah dan menuntut negara pengirim haji mesti ikut beradaptasi.

"Dan karena itu memang untuk tahun ini kejadian-kejadian seperti itu terus kita antisipasi ke depannya," kata Hilman.

Menurutnya, Kemenag sudah melakukan langkah-langkah untuk reunifikasi atau penggabungan kembali suami-istri atau mahram, termasuk Lansia dan pendampingnya.

Kemenag mendata kembali anggota jemaah yang terpisah rombongan, baik yang sudah berangkat ke Tanah Suci maupun masih menunggu di tanah air.

Data-data tersebut kemudian diklasifikasikan dan diserahkan kepada Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Pemerintah Saudi, kata dia, telah memberikan respons positif atas upaya reunifikasi tersebut.

"Insya Allah, proses penggabungan jemaah yang terpisah ini sedang berlangsung, dan kami berharap seluruhnya bisa kembali bersama, terutama saat berada di Makkah menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," kata dia.

Tak hanya jemaah, Hilman mengungkapkan bahwa sejumlah petugas kloter juga mengalami pemisahan dengan rombongan jemaah karena penetapan syarikah yang berbeda.

"Bahkan ada petugas kesehatan yang terpisah. Kami pastikan petugas kesehatan ada di semua kloter dan sektor. Bila ada jemaah yang membutuhkan, bisa dilayani oleh petugas kesehatan terdekat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.