Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN UIP Sulawesi Sosialisasi K3 pada Karyawan dan Masyarakat

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN UIP Sulawesi Sosialisasi K3 pada Karyawan dan Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Suasana jajaran PLN UIP Sulawesi melakukan sosialisasi K3 pada pekerja dan masyarakat tentang pentingnya budaya K3 untuk keselamatan lingkungan dan diri.

MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara melakukan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada karyawan dan masyarakat di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Sulut.

"Tujuannya agar masyarakat dan pekerja lebih sadar akan pentingnya menjaga keselamatan terutama bahaya listrik," kata Manager PLN UPP Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, di Makassar, Sabtu(17/5).

Dia mengatakan PLN percaya membangun kesadaran akan keselamatan tidak cukup hanya dengan aturan tetapi juga diperlukan pendekatan yang tepat, komunikasi yang baik, dan keterlibatan semua pihak dengan semangat yang sama.

Melalui sosialisasi ini, PLN terus berusaha menekankan kesadaran demi terciptanya lingkungan kerja dan masyarakat yang lebih aman dan terlindungi.

Arfah mengatakan sangat penting mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran keselamatan yang seringkali disepelekan dan memenuhi aturan K3 hanya untuk kewajiban semata.

Bagi PLN, keamanan dan kenyamanan adalah prioritas utama dalam segala aspek kehidupan terutama di ranah kerja.

Kepala Desa Marisa, Fendi Diange, menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi inisiasi dari kegiatan sosialisasi PLN terkait keutamaan K3 bagi masyarakat dan pekerja di Pohuwato yang sangat penting untuk terus disuarakan, sebab keselamatan merupakan hal fundamental dalam kehidupan.

“Mewakili masyarakat Pohuwato, saya mengucapkan terima kasih kepada PLN khususnya untuk teman-teman K3 yang telah meluangkan waktu untuk masyarakat disini. Banyak warga sekitar yang belum tahu seberapa besar bahaya listrik serta pentingnya K3 yang lebih dari sekedar formalitas melainkan memang untuk diri sendiri.

"Kegiatan sosialisasi ini cukup membuka mata kami dan memotivasi kami untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas,” tutur Fendi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Deadpool dan Wolverine  Men...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.