Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Desak Apple Hentikan Produksi di India, Prioritaskan Pabrik di AS

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Trump Desak Apple Hentikan Produksi di India, Prioritaskan Pabrik di AS Doc: Reuters

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa ia telah meminta CEO Apple, Tim Cook, untuk menghentikan ekspansi manufaktur Apple di India dan mengalihkan produksi ke Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat kunjungan kenegaraan di Qatar, dalam sebuah pernyataan yang berpotensi mempengaruhi strategi global Apple.

"Saya punya sedikit masalah dengan Tim Cook kemarin. Ia membangun di seluruh India. Saya tidak ingin Anda membangun di India," kata Trump. "Apple akan meningkatkan produksi mereka di Amerika Serikat."

Trump menyoroti bahwa India memiliki hambatan tarif yang sangat tinggi, yang menyulitkan produk-produk Amerika masuk ke pasar negara berpenduduk terbesar di dunia tersebut. Meski begitu, ia juga menyebut India telah menunjukkan niat untuk mencabut tarif atas barang-barang AS sebagai bagian dari negosiasi dagang yang sedang berlangsung.

Pernyataan Trump dapat mengguncang rencana besar Apple untuk menjadikan India sebagai basis utama produksi iPhone bagi pasar AS, sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada China. Selama 12 bulan hingga Maret, Apple merakit iPhone senilai USD 22 miliar di India, naik hampir 60% dari tahun sebelumnya.

Perusahaan seperti Foxconn, Tata Group, dan Pegatron memainkan peran penting dalam ekspansi tersebut, dengan membangun pabrik dan menambah kapasitas produksi di India selatan. Strategi ini muncul akibat ketegangan geopolitik dan tarif perdagangan antara AS dan China, serta gangguan rantai pasok selama pandemi COVID-19.

Hingga saat ini, Apple belum memberikan komentar resmi terkait permintaan Trump. Namun, langkah ini menempatkan perusahaan teknologi terbesar dunia itu di persimpangan antara tekanan geopolitik dan strategi bisnis global.

Jika Apple mengikuti arahan Trump, perubahan arah produksi ini bisa menghambat target diversifikasi global mereka, sekaligus membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru di AS. Namun, juga berisiko menambah biaya produksi dan mempengaruhi harga jual produk.

Langkah Trump ini mempertegas posisinya untuk mengembalikan manufaktur ke dalam negeri, tema yang konsisten dalam kebijakan ekonominya menjelang tahun pemilu mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Wisatawan ke Bogor Bakal Dilayani Bus Khusus
    Preview komentar:
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.