Rahmat Erwin Pertajam Rekor Dunia di Kejuaraan Angkat Besi Asia 2025
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 15:55 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Istmewa
JAKARTA - Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional lewat cabang olahraga angkat besi. Lifter andalan Tanah Air, Rahmat Erwin Abdullah, sukses mempertahankan gelar juara Asia di kelas 73 kg putra pada Asian Weightlifting Championship 2025 yang digelar di Jiangshan, Tiongkok, Minggu (11/5).
Rahmat meraih tiga medali emas sekaligus, masing-masing dari angkatan snatch 155 kg, clean & jerk 205 kg, serta total angkatan 360 kg. Tak hanya itu, lifter 24 tahun ini juga memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri, yang sebelumnya tercipta di Kejuaraan Asia 2024 di Uzbekistan dengan angkatan clean & jerk 204 kg.
“Selamat atas prestasi membanggakan Rahmat Erwin Abdullah pada Asian Weightlifting Championship 2025. Rahmat mampu mempertahankan gelarnya sebagai juara Asia, bahkan memperbarui rekor dunia. Ini sangat membanggakan,” ujar Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dalam pernyataan resminya, Selasa (13/5).
Tak hanya Rahmat, kontingen Indonesia juga mendapat sumbangan medali dari Rizki Juniansyah dan Juliana Klarisa.
Tampil di kelas 81 kg putra, Rizki Juniansyah sukses meraih dua medali perak dan satu perunggu. Lifter berusia 21 tahun itu mencatatkan angkatan 161 kg di snatch, 197 kg di clean & jerk, dengan total angkatan 358 kg. Ia meraih perak dari kategori snatch dan total angkatan, serta perunggu di clean & jerk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rizki sebenarnya berpeluang besar menambah koleksi medalinya di clean & jerk. Namun upaya angkatan 202 kg gagal akibat cedera tangan yang dialaminya.
Emas kelas 81 kg disapu bersih oleh lifter tuan rumah, Luo Chongyong, yang mencatatkan 162 kg (snatch), 200 kg (clean & jerk), dan total 362 kg. Sementara posisi ketiga ditempati lifter Korea Selatan, Son Hyeonho, yang menorehkan total angkatan 358 kg (157 kg snatch, 200 kg clean & jerk).
Dari sektor putri, Juliana Klarisa turut menyumbang medali. Ia meraih perunggu di kelas 55 kg putri pada Sabtu (10/5) berkat angkatan snatch seberat 82 kg, yang menjadi angkatan ketiga terbaik di nomor tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!