Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tolak Tarif Balasan AS, Sebut Washington DC Pakai Taktik Intimidasi

📅 Senin, 12 Mei 2025, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tolak Tarif Balasan AS, Sebut Washington DC Pakai Taktik Intimidasi Doc: ANTARA/Anadolu

JENEWA - Pemerintah Tiongkok pada Minggu (11/5) menolak penerapan tarif timbal balik oleh Amerika Serikat (AS), di tengah berlangsungnya perundingan dagang antara kedua negara yang digelar di Swiss, demikian mengutip laporan media pemerintah Tiongkok.

Amerika Serikat dinilai menggunakan tarif sebagai "senjata untuk memberikan tekanan maksimum demi kepentingan sendiri, yang mencerminkan sikap unilateral, proteksionis, dan tindakan intimidasi ekonomi," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Miao Deyu, dalam konferensi pers yang dikutip Global Times.

"Pendekatan seperti ini mengorbankan kepentingan sah negara-negara lain di seluruh dunia demi memenuhi ambisi hegemoni AS," imbuh dia.

Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan berlangsungnya pembicaraan bilateral antara delegasi AS dan Tiongkok di Swiss pada Sabtu (10/5) dan Minggu.

Delegasi AS dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer, sementara delegasi Tiongkok dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri He Lifeng.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu malam mengatakan bahwa timnya telah mengadakan "pertemuan yang sangat baik" dengan pejabat Tiongkok terkait perdagangan di Swiss, dan mengeklaim bahwa telah terjadi "pengaturan ulang total" dalam hubungan dagang AS-Tiongkok.

Perundingan itu dilakukan dalam upaya meredakan ketegangan dagang yang sempat memanas pada awal tahun ini, ketika AS menetapkan tarif hingga 145 persen terhadap berbagai produk impor asal Tiongkok.

Sebagai balasan, Beijing juga memberlakukan tarif hingga 125 persen terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat. Ant/Anadolu/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
20 Negara Dorong Standar Ke...
Luar Negeri
EBT Global Tumbuh Rekor Nam...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

53 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.