Menteri Kebudayaan Sebut Museum Indonesia Tingkatkan Inklusivitas dengan Teknologi
Sabtu, 10 Mei 2025, 18:22 WIBJAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa museum di Indonesia harus terus meningkatkan inklusivitas yang diintegrasikan dengan teknologi digital sehingga tetap relevan.
âMuseum Indonesia perlu merespons tuntutan zaman dengan meningkatkan inklusivitas, mengintegrasikan teknologi digital, dan menjadi ruang publik yang relevan bagi generasi muda," kata Menbud Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/5).
Fadli Zon mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini memiliki sekitar 469 museum.
Kementerian Kebudayaan telah membentuk Direktorat Sejarah dan Permuseuman dengan mandat khusus untuk mendorong standardisasi tata kelola kelembagaan yang profesional dan akuntabel, revitalisasi dan digitalisasi koleksi serta infrastruktur permuseuman, penguatan kerja sama dan inovasi, dan distribusi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik secara lebih tepat sasaran.
Menurut dia, model tata kelola di Museum Nasional melalui BLU Museum dan Cagar Budaya telah menunjukkan kemajuan, seperti pengembangan layanan edukasi dan konservasi, pembentukan Dewan Penyantun, serta penyelenggaraan eksibisi temporer dan inovasi digital dengan teknologi Artifical Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR).
Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan berharap praktik baik tersebut dapat direplikasi di museum-museum lain di seluruh Indonesia agar ekosistem permuseuman nasional menjadi lebih maju dan berdaya saing.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan pengelolaan museum saat ini, antara lain keterbatasan tenaga profesional, kesenjangan kapasitas antarwilayah, keterbatasan pendanaan, serta rendahnya keterlibatan publik.
Menbud mendorong pengelola museum untuk membangun jejaring kerja sama, baik nasional melalui Asosiasi Museum Indonesia (AMI), maupun internasional, seperti ICOM dan INTERCOM.
Program-program semacam residensi kuratorial, riset kolaboratif, serta pengembangan koleksi bersama di situs-situs budaya seperti Sangiran, Borobudur, dan Muaro Jambi juga menjadi bagian dari strategi pemajuan.
âDi tengah era disrupsi, museum harus agile. Mengadopsi inovasi, memperkuat profesionalisme, dan membangun jejaring kolaborasi. Museum Indonesia harus menjadi rumah pengetahuan, benteng keberagaman, dan agen transformasi sosial," ujar Menbud Fadli Zon.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Peresmian Wisata Juang Korps Brimob Polri
-
Museum Pendaratan Pesawat Amfibi di Danau Limboto
-
Optimalisasi Sumur Minyak Rakyat, Energi Lokal Jateng Siap Terdongkrak
-
Sukses di Seoul dan Tokyo, G-Dragon Bakal Gelar Pameran "Ubermensch” di Singapura
-
Sel Punca Pulihkan Otak yang Rusak Akibat Stroke
-
Bank Muamalat Bangun Semangat Kolaborasi
-
Demi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun per Desember 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.