MBG, Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan Prabowo

Minggu, 03 Mei 2026, 22:18 WIB

JAKARTA – Ketua Umum Prabowonomic, Tommy Nikson, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi contoh konkret kualitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.

“Fokus program ekonomi kerakyatan terlihat langsung. Program Makan Bergizi Gratis, lumbung pangan nasional, hilirisasi industri, dan penguatan UMKM dijalankan sebagai upaya konkret menekan ketimpangan dan menciptakan pertumbuhan inklusif,” kata Tommy, Minggu (3/5).

Ket. Foto: Ketua Umum Prabowonomic, Tommy Nikson, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi contoh konkret kualitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada ekonomi kerakyatan — Sumber: istimewa

Menurutnya, MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi. Ketika dijalankan di berbagai daerah, program ini sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Petani, peternak, dan UMKM katering dilibatkan langsung dalam rantai pasok. 

“Ketika negara hadir memastikan gizi anak bangsa, maka yang dibangun bukan hanya kesehatan hari ini, tetapi kualitas SDM Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Tommy menyebut langkah tersebut selaras dengan teori negara kesejahteraan atau welfare state. Negara hadir langsung untuk menjamin kebutuhan dasar rakyat sebagai fondasi keadilan sosial.

Ia menilai pemerintahan Presiden Prabowo menunjukkan kualitas kepemimpinan yang tegas, terukur, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Sejak dilantik, arah kebijakan konsisten pada penguatan kedaulatan negara, stabilitas politik, dan percepatan pembangunan.

Dari sisi sistem, Kabinet Merah Putih mencerminkan prinsip presidensial yang efektif dengan penekanan koordinasi lintas kementerian. Penempatan figur profesional dan teknokratis di pos strategis menunjukkan komitmen mengutamakan kompetensi di atas politik praktis.

“Gaya kepemimpinan yang lugas dan berani mengambil keputusan strategis menjadi modal penting untuk menjawab tantangan global yang kompleks,” kata Tommy.

Selain MBG, program ekonomi kerakyatan lain seperti lumbung pangan nasional dan penguatan UMKM dinilai menjadi tulang punggung pertumbuhan inklusif. Sistem kerja kabinet menekankan kolaborasi, akuntabilitas, dan percepatan eksekusi program prioritas.

Dengan capaian yang sudah terlihat, Tommy menegaskan model pemerintahan Presiden Prabowo patut didukung dan dipertahankan. “Konsistensi kebijakan, keberpihakan pada rakyat kecil, serta ketegasan menjaga kedaulatan merupakan fondasi yang sangat dibutuhkan Indonesia hari ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, stabilitas politik dan sosial dijaga lewat komunikasi intensif dengan seluruh elemen bangsa. Pendekatan rekonsiliatif pasca-pemilu dan pelibatan tokoh lintas agama, budaya, serta generasi muda menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan dan investasi.

“Karena itu, pemerintahan yang sudah berada di jalur tepat ini harus terus dikawal dan didukung bersama,” tutup Tommy.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.