Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub: Pelabuhan Ciwandan dan Patimban Memungkinkan Atasi Kongesti di Tanjung Priok

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 11:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub: Pelabuhan Ciwandan dan Patimban Memungkinkan Atasi Kongesti di Tanjung Priok Doc: ANTARA
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan awak media seusai rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan kapasitas Pelabuhan Ciwandan dan Patimban dinilai cukup sebagai alternatif mengatasi kongesti logistik di Tanjung Priok akibat kelebihan beban aktivitas bongkar muat logistik.

"Bahwa alternatif itu kita sediakan, ya. Kapasitas di Banten (untuk bongkar muat logistik) memungkinkan? mungkin. Kemudian Patimban nanti, mungkin, tapi kita lihat dulu lokasi para pelaku usaha yang akan menggunakan fasilitas pelabuhan itu ada di mana," kata Menhub di Jakarta, Sabtu (10/5).

Menhub menyampaikan hal itu ketika dikonfirmasi mengenai adanya asosiasi logistik yang mengusulkan pemanfaatan pelabuhan alternatif di luar Tanjung Priok, Jakarta Utara, guna mengurangi kongesti serta meningkatkan efisiensi dan kepastian layanan ekspor-impor logistik.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Akbar Djohan dalam Halal Bihalal dan Forum Group Discussion yang diselenggarakan ALFI di Menara Kadin Jakarta, Jumat (26/4) mengatakan salah satu pelabuhan yang dapat menjadi alternatif sebagai hub pelaksanaan bongkar muat logistik untuk ekspor-impor yakni pelabuhan Ciwandan di wilayah Banten.

Menanggapi hal itu, Menhub mengakui adanya wacana pengalihan sebagian aktivitas bongkar muat dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Ciwandan di Banten dan Patimban di Subang demi mengatasi kemacetan parah yang pernah terjadi.

Menurutnya, kemacetan lalu lintas logistik di sekitar Priok terjadi akibat salah satu terminal melebihi kapasitas tampung yang seharusnya dibatasi maksimal 65 persen dari total kapasitas.

Dudy menuturkan pihaknya telah menyampaikan kepada Pelindo sebagai pemegang konsesi agar tidak ada lagi terminal yang melebihi kapasitas.

"Karena kita sudah melihat dampaknya bahwa apabila terminal menampung lebih dari kapasitas maka kapasitas jalan tidak akan bisa mendukung," jelasnya.

Atas kejadian itu, Kemenhub mempertimbangkan pemanfaatan pelabuhan lain seperti Ciwandan dan Patimban untuk mendukung kelancaran logistik nasional hingga ekspor-impor.

Namun Menhub menekankan relokasi aktivitas bongkar muat dari Tanjung Priok ke pelabuhan lain tidak bisa dipaksakan, karena tetap bergantung pada keputusan dan pertimbangan bisnis pelaku usaha.

Faktor utama yang menentukan relokasi adalah efisiensi distribusi barang, lokasi gudang, serta jarak pelabuhan dengan pabrik atau pengguna akhir barang logistik tersebut.

"Yang paling penting buat kami adalah mengatur agar kapasitas di Priok tidak over sehingga akan berdampak kepada jalan. Bahwa dipikirkan ke pelabuhan lain, iya. Tapi kita harus menyerahkan kepada para pelaku usaha," bebernya.

Diketahui, car terminal dan container terminal Pelabuhan Patimban saat ini masih dalam tahap pembangunan untuk mendukung bongkar muat logistik.

Kemenhub berharap jika pelabuhan dan akses di Patimban selesai, pelaku usaha di sekitar Subang dapat memanfaatkannya sebagai pelabuhan utama mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.