Alissa Wahid: Literasi Keuangan Jaga Ketahanan Keluarga
Sabtu, 10 Mei 2025, 23:40 WIBJAKARTA - Psikolog keluarga Alissa Wahid menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi dalam menjaga ketahanan keluarga. Menurutnya, persoalan ekonomi merupakan salah satu penyebab utama keretakan rumah tangga di Indonesia.
"Beberapa masalah utama yang kerap muncul adalah sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketiadaan dana darurat, persoalan utang, hingga ketidakmampuan untuk menabung atau berinvestasi," ujarnya saat menjadi narasumber dalam Bimtek Fasilitator Keuangan Keluarga, di Jakarta, pekan lalu.
Alissa menilai, fasilitator literasi keuangan keluarga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi praktis dan membangun kebiasaan positif dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Peran fasilitator ini harus berdampak nyata, dirasakan langsung oleh masyarakat, dan menghasilkan perubahan positif di lingkungan sekitar.
Dia juga menyampaikan bahwa program Bimbingan Perkawinan membekali calon pengantin dengan pengetahuan dasar keuangan keluarga. Hal tersebut penting sebagai bekal dalam berumah tabgga.
"Dengan pembekalan ini, mereka akan lebih siap secara mental dan finansial saat memasuki kehidupan rumah tangga," jelasnya.
Program literasi keuangan keluarga menyasar beragam kelompok, mulai dari calon pengantin, pasangan muda, hingga keluarga dengan usia pernikahan lima sampai sepuluh tahun. Menurutnya, semua ini demi mewujudkan Indonesia dengan keluarga yang berkualitas, bahagia, dan kekal.
âKita tidak boleh abai. Harus ada kepekaan dan sikap aktif-responsif agar masalah tidak berkembang lebih besar," katanya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Pembukaan Akses Jalan di Bener Meriah Mencapai 60-70 Persen
-
Cuaca Jakarta Hari Ini, Awan Tebal dan Hujan Ringan Menyelimuti Seluruh Wilayah
-
BPH Migas Prioritaskan Pemberian Kuota BBM Angkutan Umum untuk Pacu Konektivitas Antarwilayah
-
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Agam Petakan Jalan Alternatif
-
Pengembang Serahkan Fasos-Fasum Rp1,36 Triliun
-
Penerapan “Smart Agriculture” Berbasis AI
-
Juan Anugraha Djuwadi, Talenta Indonesia di Google Ungkap Arah Inovasi AI yang Berdampak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.