SIAL Interfood 2026 Balik Lagi ke Jakarta, Jadi Pintu Masuk Produk F&B RI ke Pasar Global
Rabu, 13 Mei 2026, 18:48 WIBJAKARTAâ Pameran pangan terbesar dunia SIAL kembali hadir di Indonesia. SIAL Interfood 2026 akan digelar 4â6 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Penyelenggaraan tahun ini didukung Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI dan digarap Seven Event bersama Comexposium. Ajang ini jadi langkah strategis buat memperkuat koneksi perdagangan pangan Indonesia dengan pasar global.
SIAL Interfood merupakan pameran B2B internasional yang masuk dalam jaringan SIAL Network. Sejak 1964, jaringan ini dikenal sebagai barometer inovasi pangan dunia. Total 17.000 peserta pameran dan lebih dari 700.000 pengunjung profesional dari 205 negara pernah mengikuti rangkaian pameran SIAL global.
Selain SIAL Interfood, jaringan ini juga menggelar SIAL Paris, SIAL Canada di Montreal dan Toronto, SIAL China di Shanghai dan Guangzhou, Food & Drinks Malaysia by SIAL, Gourmet Selection, Cheese and Dairy Products Show di Paris, Djazagro di Aljir, hingga SIAL Vietnam.
SIAL masuk Indonesia tahun 2015 untuk menyasar potensi besar pasar Asia Tenggara. Saat debutnya, SIAL Interfood diikuti lebih dari 800 perusahaan dari 22 negara.Â
Tahun ini, SIAL Interfood 2026 kembali digelar di Jakarta International Expo Kemayoran, menempati Hall B dan C. Lokasi yang mudah diakses dan fasilitas yang mendukung jadi alasan JIExpo kembali dipilih.
CEO Food and Beverage Division Comexposium Rodolphe Lameyse menyebut penyelenggaraan tahun ini penting untuk memperkuat posisi pameran di pasar global.Â
âJaringan SIAL memasuki babak baru. Dengan memperkuat posisi acara sebagai tempat pertemuan bisnis B2B dan menarik pengunjung yang lebih profesional, kami mempertegas peran sebagai platform perdagangan nyata bagi industri makanan,â katanya.
25 Negara
SIAL Interfood 2026 akan diikuti peserta dari lebih 25 negara, meliputi Tiongkok, Asia-Pasifik, Eropa, dan Timur Tengah.Â
Lewat jaringan global ini, eksibitor bisa langsung terhubung dengan pembeli potensial yang mencari produk baru dan teknologi terbaru di sektor frozen food, kopi dan teh, hingga teknologi pengolahan pangan.
Selain pameran produk dan teknologi F&B, SIAL Interfood 2026 menghadirkan program untuk memperkuat jaringan profesional:
- SIAL Innovation: Kompetisi produk paling inovatif dari eksibitor. Dinilai juri ahli berdasarkan orisinalitas, kualitas, dan dampak pasar.
- International Cooking Competition: Ajang talenta koki terbaik bekerja sama dengan asosiasi chef internasional, dinilai juri kelas dunia.
- Barista Championship: Kompetisi barista untuk menunjukkan teknik dan inovasi terbaru, dari pemilihan biji hingga teknik seduh.
- Seminar & Talkshow Industri: Bahasan isu tren keberlanjutan pangan dan perkembangan teknologi digital di industri makanan.
- Business Matching: Pertemuan terstruktur antara eksibitor dan pembeli potensial untuk menciptakan kemitraan strategis.
Presiden Direktur Seven Event Andy Wismarsyah menegaskan efektivitas pertemuan bisnis jadi inti pameran.Â
âFokus utama kami tahun ini adalah menghadirkan standar keunggulan bisnis internasional dengan menghubungkan peserta pameran dengan pelaku industri berkualitas. Harapannya, setiap interaksi di JIExpo Kemayoran menghasilkan kolaborasi nyata yang mendorong kemajuan industri F&B Indonesia,â ujarnya.
SIAL Interfood 2026 diharapkan jadi pusat pertukaran ilmu dan teknologi, bukan sekadar tempat bertemunya penjual dan pembeli. Sinergi ini ditargetkan membuat produk Indonesia lebih kompetitif di pasar dunia.
- makanan dan minuman (mamin)
- SIAL Interfood 2025
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.