Swiatek Temukan Ritme di Awal Musim Tanah Liat

Jumat, 17 Apr 2026, 06:36 WIB

STUTTGART, JERMAN - Petenis asal Polandia Iga Swiatek mengawali musim lapangan tanah liat dengan sinyal positif usai menundukkan favorit tuan rumah Laura Siegemund 6-2, 6-3 di Stuttgart, Kamis (16/4) dini hari WIB. Kemenangan dalam 90 menit itu sekaligus menandai awal yang menjanjikan bagi kemitraannya dengan pelatih baru, Francisco Roig.

Mantan petenis nomor satu dunia tersebut kini mencatatkan rekor 104-15 di lapangan tanah liat. Ini sekaligus membuka kerja sama dengan Roig lewat kemenangan perdana. “Meski saya pemain berpengalaman, ini tetap hal baru,” ujar Swiatek. “Jarang saya berganti pelatih, tetapi selalu menarik karena Anda mendapatkan sudut pandang berbeda dari seseorang yang setiap hari bersama Anda di lapangan,” katanya.

Ket. Foto: Iga Swiatek dari Polandia mengembalikan pukulan selama pertandingan perempat final tunggal putri melawan Maria Sakkari dari Yunani di turnamen tenis Qatar Open di Doha, Minggu (12/4). — Sumber: Karim JAAFAR / AFP

Dia menekankan pentingnya keterbukaan terhadap pendekatan baru. “Dengan Francisco, kami punya pandangan serupa soal cara saya bermain. Tinggal bagaimana menerapkannya di lapangan. Itu butuh waktu, tetapi fondasinya sudah ada,” tambahnya.

Hasil ini membawa Swiatek ke perempat final keempatnya musimsekarang. Dia akan menghadapi pemenang duel antara unggulan keenam Mirra Andreeva dan Alycia Parks. Dia berambisi menembus semifinal pertama tahun ini setelah empat kali terhenti di fase delapan besar sejak Wuhan musim lalu.

Di Stuttgart, yang menjadi salah satu turnamen favoritnya, Swiatek mengakui laga pembuka tidak sepenuhnya mudah. Variasi permainan Siegemund, drop shot dan slice, memaksanya beradaptasi cepat. Namun fokus menjadi kunci. “Saya senang bisa tetap menjalankan rencana permainan,” ujarnya.

Secara permainan, Swiatek tampil agresif sejak awal, memimpin 3-0 sebelum sempat mendapat perlawanan. Dia mematahkan servis lawan sebanyak lima kali dan mencetak 22 winner. Meski masih diwarnai tujuh double fault dan 27 unforced error, efektivitas servis pertama mencapai 78 persen poin menjadi modal penting menuju babak berikutnya.

Di laga lain, Elina Svitolina tampil dominan dengan mengalahkan Eva Lys 6-1, 6-0 hanya dalam 54 menit. Unggulan keempat itu mencatatkan akurasi servis pertama 77,5 persen serta enam ace, memastikan langkah mulus ke perempat final melawan Ekaterina Alexandrova atau Linda Noskova. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.