Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Jakarta Bisa Tumbuh Sampai 5,4 Persen

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 03:49 WIB | Oleh:
Ekonomi Jakarta Bisa Tumbuh Sampai 5,4 Persen Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Arsip foto - Calon penumpang menempelkan ponsel ke mesin pemindai untuk membayar kereta Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun MRT Bundaran HI.

JAKARTA – Investasi dan konstruksi bakal kuat mengakselerasi pertumbuhan Jakarta. Meski begitu, ekonomi Jakarta hanya akan tumbuh kisaran 4,6-5,4 persen untuk tahun ini. “Proyeksi ini sejalan dengan masih berlanjutnya proyek-proyek strategis terutama yang bersifat multitahun,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jakarta, Arlyana Abubakar, Kamis.

Dari sisi lapangan usaha, prospek pertumbuhan masih ditopang konstruksi karena meningkatnya investasi. Adapun perekonomian Jakarta, dengan pangsa 16,85 persen terhadap nasional tumbuh kuat, sebesar 4,95 persen (yoy) Triwulan I, meski sedikit melambat dari Triwulan sebelumnya (5,01 persen yoy).

Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional (4,87 persen yoy). Investasi menjadi penopang ekonomi Jakarta dengan pertumbuhan sebesar 2,89 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Triwulan I/2025. Meskipun tetap menjadi penopang utama, kinerja investasi tersebut tumbuh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh mencapai 7,54 persen (yoy).

Perlambatan bersumber dari penurunan investasi baik yang bersumber dari dalam negeri (PMDN) maupun luar negeri (PMA). Sementara itu, proyek-proyek strategis tersebut termasuk pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), Transit Oriented Development (TOD) atau pengembangan yang berorientasi dalam transportasi publik serta gedung bertingkat.

Walaupun tumbuh, Arlyana mengingatkan beberapa risiko yang harus diwaspadai sepanjang 2025 terutama bersumber dari global, yakni tarif resiproral Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski penerapan tarif masih dalam tahap negosiasi. Semuanya masih menunggu sehingga kalau sudah bisa diselesaikan dan diputuskan, maka strategi dari negara di dalam merumuskan kebijakan investasi, kebijakan perdagangannya, bisa diterapkan.

Terkait prospek ekonomi Jakarta, BI memprakirakan inflasi tahun ini bisa terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus satu persen. Tentunya inflasi pangan terutama cuaca bisa lebih kondusif. Sinergi yang paling penting. Sinergi pengendalian inflasi Jakarta kami lakukan dalam tim Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

Sementara itu,  Bank Indonesia Jakarta mencatat 5,99 juta pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) selama Maret, setara 10,65 persen pangsa nasional.

“Penggunaan QRIS Jakarta sekarang sudah mencapai 5,99 juta. Ini tumbuh 5 persen dan mencapai 10,65 persen pangsa nasional,” ujar, Arlyana Abubakar. Menurutnya, perhelatan acara strategis dan pendalaman literasi digital ikut mendorong angka penggunaan metode pembayaran digital tersebut.

Sedangkan dari sisi volume transaksi, penggunaan QRIS triwulan I atau Januari hingga Maret mencapai 907 juta. Angka initumbuh 166 persen secara tahunan. “Ini terjadi karena didorong suplai, seiring meningkatnya akseptasi pelaku usaha terhadap QRIS yang mencapai 6 juta atau tumbuh 14 persen,” tambah Arlyana. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Otomotif
Hongqi House Mampang Jadi R...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.