Pasaman Barat Bentuk 90 Koperasi Desa Merah Putih, Upaya Bangkitkan Ekonomi Desa
📅 Kamis, 08 Mei 2025, 07:49 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menargetkan pembentukan 90 unit Koperasi Desa Merah Putih di daerah itu hingga 12 Juli 2025 mendatang.
"Hingga saat ini sudah ada lima Koperasi Desa Merah Putih yang terbentuk. Kini sedang persiapan pembentukan 85 koperasi lagi," kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat Pahrein di Simpang Empat, Rabu.
Untuk keanggotaan koperasi, kata dia, merupakan warga nagari (desa) setempat minimal 20 orang.
"Bidang usaha Koperasi Desa Merah Putih itu meliputi apotek, klinik, unit usaha simpan pinjam, pengadaan sembako, pergudangan atau cold storage dan logistik. Ditambah satu bidang usaha potensi di nagari masing-masing," katanya.
Dia mengharapkan kepada seluruh nagari agar dapat berperan aktif dalam pembentukan koperasi yang merupakan program pusat ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyebutkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Kita juga sudah melakukan rapat bersama melalui zoom dengan pihak provinsi dan pusat terkait pembentukan koperasi itu," katanya.
Pihaknya saat ini terus melakukan pembinaan terhadap 182 koperasi dengan berbagai jenis usaha dalam upaya menciptakan koperasi yang sehat dan dalam rangka kesejahteraan anggota.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dari 182 koperasi itu, 100 koperasi termasuk koperasi sehat dan berkualitas dengan kegiatan dan keuangan yang mampu menyejahterakan anggota. Sedangkan 82 koperasi lagi dalam pembinaan karena ada yang belum melakukan rapat anggota tahunan," katanya.
Selain itu, ada sekitar 200 lebih koperasi tidak aktif. Menurut dia, kebanyakan masalah koperasi yang tidak aktif itu adalah terkait transparansi pengurus mengenai keuangan kepada anggota. Namun terus dilakukan pembinaan, baik segi keuangan, administrasi, maupun persoalan keanggotaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!