Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditemukan Pekerja Kafe Terindikasi HIV/AIDS di Ponorogo

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 22:05 WIB | Oleh:
Ditemukan Pekerja Kafe Terindikasi HIV/AIDS di Ponorogo Doc: Antara
Ket. Sejumlah pekerja warung remang-remang menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Satpol PP dan Dinas Kesehatan Ponorogo dalam razia penyakit masyarakat, Kamis (8/5/2025).

Ponorogo - Petugas Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur kembali menemukan lima pekerja kafe/warung remang-remang yang terindikasi HIV/AIDS usai dilakukan pemeriksaan kesehatan dalam razia gabungan di sejumlah tempat yang diindikasi menjadi lokasi prostitusi terselubung, Kamis.

Pemeriksaan dilakukan di Janti dan Sukosari (Kecamatan Babadan), serta Danyang dan Serangan (Kecamatan Sukorejo). Dua dari lima pekerja yang terindikasi HIV ditemukan di warung kawasan Janti. Temuan ini menambah daftar tiga kasus serupa di lokasi yang sama pada April lalu.

"Total ada lima orang berbeda yang terindikasi HIV. Mereka berasal dari Janti, Sukosari, dan Danyang," kata Kepala Satpol PP Ponorogo Eko Edi Suprapto di Ponorogo, Kamis.

Di Sukosari, dua dari empat pekerja menunjukkan gejala sakit. Di Danyang, tiga dari sepuluh pekerja yang dites juga mencurigakan secara klinis.

Sementara di Serangan, hasil pemeriksaan terhadap sepuluh orang dinyatakan negatif.

Temuan kasus pekerja terindikasi HIV di Janti bukan kali pertama. Pada April 2025, tim gabungan mendapati tiga pekerja positif HIV dari hasil tracing dan pemeriksaan kesehatan.

Praktik usaha yang berkedok warung makan itu disebut sudah lama meresahkan masyarakat.

Pemkab Ponorogo memutuskan menutup seluruh warung tersebut mulai Senin mendatang, karena dinilai melanggar Perda No. 5 Tahun 2011 dan berpotensi menjadi klaster penularan HIV.

"Mayoritas pekerjanya juga berasal dari luar daerah. Penutupan dilakukan bersama Muspika dan Pemerintah Desa (Pemdes)," ujarnya.

Penanganan lanjutan akan melibatkan Muspika untuk pembinaan dan pencegahan agar tempat serupa tak kembali menjamur.

Data Dinkes Ponorogo menunjukkan kasus HIV/AIDS meningkat dari 160 kasus pada 2023 menjadi 202 kasus pada 2024.

Hingga April 2025, tercatat 79 kasus baru, dengan 34 kematian dalam dua tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Sandy Walsh Mengaku Dapat B...
Olahraga
Gelandang Curtis Jones Resm...
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.