Pemkab Lamongan Prioritaskan Transformasi Ekonomi dan Peningkatan SDM
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 21:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memprioritaskan transformasi ekonomi dan peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi Yuhronur, usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan, Selasa (06/5), mengatakan RPJMD menjadi arah strategis pembangunan lima tahun ke depan sehingga harus disusun secara terukur dan partisipatif.
"Musrenbang ini penting untuk memastikan bahwa perencanaan dilakukan secara partisipatif dan terintegrasi, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata," ujarnya.
Ia menjelaskan dalam dokumen RPJMD 2025–2029 terdapat 29 indikator sasaran pembangunan yang mencakup pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian, kehutanan, perikanan, perdagangan, dan industri pengolahan, peningkatan realisasi investasi, serta nilai tukar petani.
"Sebanyak 25 indikator merupakan kelanjutan dari RPJMD 2021–2026, dan empat lainnya telah diselaraskan dengan program prioritas nasional," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Pemkab Lamongan juga menetapkan sejumlah isu strategis yang harus dihadapi yakni hilirisasi sektor unggulan, percepatan infrastruktur pendukung ekonomi, pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan desa, reformasi birokrasi adaptif dan berorientasi pelayanan, serta penguatan riset, inovasi, dan teknologi.
Untuk menjawab isu tersebut, pemkab telah menyiapkan 15 program prioritas yaitu salah satunya adalah program Lumbung Pangan Lamongan yang menitikberatkan pada penguatan sektor pertanian sebagai potensi unggulan daerah.
"Melalui program tersebut, pemkab ingin menjadikan sektor pertanian lebih produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagaimana diketahui, Musrenbang yang digelar melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh agama, perwakilan perempuan dan anak, pelaku usaha, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pada proses penyusunan RPJMD, Pemkab Lamongan telah melakukan konsultasi publik bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna memastikan sinkronisasi dengan perencanaan pembangunan di tingkat provinsi dan pusat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!