Kebangkitan Raphinha Jadi Kunci Laju Pesat Barcelona di Liga Champions
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 09:25 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BARCELONA - Barcelona akan bertandang ke markas Inter Milan dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (7/5) dini hari WIB. Kontribusi terbaru Raphinha menjadi faktor utama yang menjaga tensi duel tetap seimbang.
Statistik memang tak sepenuhnya mencerminkan peran penyerang asal Brasil itu dalam gol ketiga Barcelona pada hasil imbang 3-3 di leg pertama, karena tembakan kerasnya membentur mistar lalu memantul masuk lewat tubuh kiper Inter, Yann Sommer, dan tercatat sebagai gol bunuh diri.
Meski demikian, catatan Raphinha di Liga Champions musim ini tetap luar biasa dan pantas merepresentasikan betapa penting perannya dalam mesin serangan Hansi Flick yang terus mengganas.
Raphinha telah mencetak 12 gol dalam 13 laga Eropa dan menyumbang sembilan assist—termasuk assist untuk gol bunuh diri Sommer—dengan total 21 kontribusi gol. Sebagai perbandingan, Inter Milan baru mencetak 22 gol secara keseluruhan di kompetisi ini.
Pemain berusia 28 tahun itu bahkan telah melampaui rekor legenda Argentina, Lionel Messi, yang pernah mencatatkan 19 keterlibatan langsung dalam gol dalam satu musim Liga Champions bersama Barcelona.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepanjang musim ini, mantan pemain Leeds United itu telah mengemas 31 gol dan 25 assist dari 52 laga di semua ajang. Barcelona pun berpeluang meraih quadruple, setelah menjuarai Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.
Bahwa Barcelona nyaris mencapai final Liga Champions tentu tak lepas dari kebangkitan Raphinha di musim ketiganya di Camp Nou.
Sang winger pun menyebut kebangkitannya tak lepas dari peran sang pelatih, Hansi Flick. "Sejujurnya, dia mengubah segalanya buat saya,” ujar Raphinha pada bulan April lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya sempat ingin pergi dari klub sebelum musim ini dimulai, tapi pelatih sangat penting dalam mengubah keputusan saya, membuat saya tetap di sini. Dia memberi saya kepercayaan diri penuh untuk tampil seperti sekarang. Dia benar-benar mengubah karier saya. Saya tampil terbaik musim ini, musim terbaik sejak saya mulai bermain, dan itu semua karena dia,” sambungnya.
Barcelona merekrut Raphinha pada bulan Juli 2022 lewat skema ‘palancas’—menggadaikan pendapatan hak siar dan aset lainnya demi mendatangkan pemain. Ia langsung menarik perhatian berkat etos kerja tinggi, meski kerap membuat frustrasi karena inkonsistensi. Ia mencetak 10 gol kala Barcelona menjuarai La Liga di bawah Xavi Hernandez.
Musim berikutnya menjadi masa kekecewaan, baik bagi Raphinha maupun klub, karena performa tak berkembang dan Barcelona mengakhiri musim tanpa gelar.
Raphinha kembali mencetak 10 gol di semua kompetisi, tapi munculnya Lamine Yamal di sisi kanan—posisi favoritnya—membuatnya nyaris dijual.
Barcelona yang sedang krisis finansial membuka peluang untuk melepasnya. Riwayat apik Raphinha di Premier League membuat klub-klub Inggris tertarik, bahkan Liga Pro Arab Saudi juga meliriknya.
Barcelona sempat ingin mendatangkan bintang Athletic Bilbao, Nico Williams, namun Flick berhasil membujuk Raphinha bertahan. Ia pun beradaptasi dengan cepat bermain di sisi kiri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!