Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Gerak Cepat! ASEAN+3 Disulap Jadi 'Penjinak' Konflik Internasional?

📅 Senin, 05 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Gerak Cepat! ASEAN+3 Disulap Jadi 'Penjinak' Konflik Internasional? Doc: Antara
Ket. Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyerukan agar ASEAN+3 (anggota ASEAN beserta Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok) dapat menjadi representasi peredam ketegangan dan konflik yang terjadi dalam level global.

“Saya berharap ASEAN+3 dapat menjadi representasi wilayah yang mampu meredakan ketegangan dan menciptakan lebih banyak kepastian terhadap dinamika global saat ini,” kata Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam akun Instagram @smindrawati, di Jakarta, Senin (5/5).

Pernyataan itu, ia sampaikan dalam sesi kedua pertemuan ASEAN+3 Finance Ministers and Central Bank Governors’ Meeting, di Milan, Italia.

Pertemuan itu mendiskusikan strategi ASEAN+3 dalam memperkuat kolaborasi untuk mendorong perekonomian wilayah.

“Indonesia berkomitmen akan terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan wilayah ASEAN +3, serta membangun kerja sama, baik dengan Amerika Serikat dan juga lembaga multilateral,” ujar Sri Mulyani.

Indonesia juga menyambut baik pembahasan mengenai inisiatif Chiang Mai atau kesepakatan pertukaran mata uang multilateral yang melibatkan seluruh anggota ASEAN+3.

Kemudian, Indonesia berharap inisiatif yang telah dilakukan RI bersama Jepang pada masa kepemimpinan sebelumnya di ASEAN +3 serta pembahasan mengenai penguatan jaring pengaman keuangan regional akan terus dipercepat.

Dalam agenda itu, Indonesia menekankan pentingnya pembahasan mengenai cara mengimplementasikan kebijakan fiskal dalam pertemuan ASEAN+3 Finance Ministers and Central Bank Governors' Meeting.

“Saya menyampaikan pentingnya tidak hanya memahami ‘apa’ kebijakan fiskal yang ideal, tetapi juga ‘bagaimana’ cara efektif untuk mengimplementasikannya,” ujar Sri Mulyani.

Hasil studi ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) menunjukkan bahwa kebijakan fiskal di masing-masing negara anggota berperan dalam mendorong pertumbuhan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal. Terlebih, tiap negara memiliki kondisi domestik yang berbeda.

Maka dari itu, pembelajaran dari pengalaman negara lain dalam menghadapi tantangan domestik dapat menjadi kunci untuk mencapai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.