Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AMRO Pangkas Proyeksi Ekonomi Asean+3

📅 Rabu, 17 Jul 2024, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
AMRO Pangkas Proyeksi Ekonomi Asean+3 Doc: ANTARA/Bayu Sapurta
Ket. Konferensi pers Kantor Riset Makroekonomi ASEAN+3 atau The ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) secara virtual, Jakarta, Selasa (16/7/2024).

JAKARTA - Kantor Riset Makroekonomi Asean+3 atau The Asean+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kawasan ASEAN+3 tetap stabil di level 4,4 persen pada 2024, lebih rendah dari prediksi awal pada April lalu sebesar 4,5 persen. Tahun depan, pertumbuhan ekonomi Asean+3 diperkirakan sedikit melambat menjadi 4,3 persen.

"Pertumbuhan di Asean diproyeksikan meningkat dari 4,2 persen pada tahun 2023 menjadi 4,8 persen tahun ini, sementara pertumbuhan untuk keseluruhan Asean+3 (Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan) diperkirakan tetap stabil di angka 4,4 persen," kata Kepala Ekonom AMRO, Hoe Ee Khor saat konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Selasa (16/7).

Khor menilai, prospek ekspor yang lebih solid dapat meningkatkan momentum pertumbuhan kawasan, seiring dengan permintaan domestik yang menguat dan pemulihan berkelanjutan di sektor pariwisata.

Permintaan Meningkat

Menurutnya, pertumbuhan ekspor diperkirakan akan kembali ke zona positif seiring dengan meningkatnya permintaan global. Sementara permintaan domestik akan kembali didorong oleh kondisi ketenagakerjaan yang kuat dan harga yang stabil.

Berdasarkan The Asean+3 Regional Economic Outlook (AREO), AMRO memangkas proyeksi pertumbuhan beberapa negara kawasan Asean+3.

Beberapa di antaranya yakni Kamboja yang pertumbuhan ekonominya diprediksi 5,6 persen secara tahunan (year-on-year/ yoy), lebih rendah dibandingkan prediksi sebelumnya sebesar 6,2 persen (yoy).

Laos diproyeksikan tumbuh 4,5 persen, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 4,7 persen. Kemudian Malaysia yang diprediksi tumbuh 4,7 persen, lebih rendah dari prediksi sebelumnya 5,0 persen.

Sementara AMRO memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stabil di level sama, 5,2 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.