Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Tidak Boleh Bertambah

📅 Senin, 05 Mei 2025, 20:13 WIB | Oleh:
Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Tidak Boleh Bertambah Doc: Istimewa
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf.

JAKARTA - Jumlah siswa di Sekolah Rakyat tidak boleh bertambah. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan, jumlah siswa Sekolah Rakyat harus sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Tidak boleh tambah sendiri (Siswa Sekolah Rakyat). DTSEN yang bicara," ujar Mensos, saat bertemu perwakilan kepala daerah, di Jakarta, Senin (5/5).

Dia menegaskan, anak-anak dari keluarga dengan kategori desil 1 yang berhak mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Menurutnya, pelaksanaan Sekolah Rakyat butuh peran aktif kepala daerah dan jajarannya.

Mensos menerangkan, kepala daerah nantinya yang menjaga basis pemutakhiran DTSEN. Siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat harus atas persetujuan wali kota dan gubernur, sehingga betul-betul dipastikan dari keluarga miskin.

"Setelah ada data dari DTSEN baru cek ke rumah dan cek Kesehatan. Tidak ada tes akademik," jelasnya.

Gus Ipul memastikan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat berjalan dengan jujur, adil, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pemerintah pusat, pemerintah daerah, Dinsos, serta DPRD akan turut mengawasi proses penerimaan dan pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

“Tidak ada yang bisa main-main. Tidak boleh ada bayar-membayar, sogok-menyogok untuk sekolah yang menjadi program Presiden Prabowo,” katanya.

Dia menegaskan, proses seleksi pun tidak menggunakan tes akademik. Adapun proses seleksi meliputi seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pemetaan kemampuan akademik.

“Tidak ada seleksi akademik, berapapun kapasitas kemampuannya, ini atas arahan presiden,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

10 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.