IHSG Senin Pagi Menguat 0,42 Persen, Simak Prediksi Hari Ini
📅 Senin, 05 Mei 2025, 09:26 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (5/5) dibuka menguat 28,64 poin atau 0,42 persen ke posisi 6.844,37. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,43 poin atau 0,45 persen ke posisi 766,78.
IHSG diperkirakan bergerak variatif di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap rilis suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed).
"IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed (variatif) dalam range 6.700 sampai 6.888," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Senin.
Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan rilis suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed dalam The Federal Open Market Committee (FOMC) pada 7 dan 8 Mei 2025 pekan ini.
Pada pekan kemarin, rilis data Non Farm Payroll (NFP) AS periode April 2025 sebesar 177.000, sementara tingkat pengangguran tetap sama dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 4,2 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data tenaga kerja tetap solid di tengah potensi melemahnya ekonomi AS.
Dari Asia, indeks PMI Manufaktur China pada April 2025 menurut NBS sebesar 49, turun dari posisi bulan sebelumnya 50,5 sekaligus berada di level kontraksi. Pelaku usaha dan konsumen wait and see terhadap tarif balasan antara China dan AS dalam periode tersebut.
Dari dalam negeri, IHSG rebound dalam tiga pekan beruntun mengikuti bursa kawasan Asia Pasifik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelaku pasar mencermati momentum rilis kinerja keuangan dan momentum RUPS emiten.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi secara tahunan pada April 2025 sebesar 1,95 persen (yoy), secara bulanan inflasi tumbuh 1,17 persen (mom), atau masih berada dalam target Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5- 3,5 persen.
Kenaikan inflasi terjadi pada komoditas emas, harga mobil, serta berakhirnya diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk daya hingga 2.200 VA.
Bursa saham Eropa juga ditutup menguat pada perdagangan Jumat (2/4/2025), seiring optimisme meredanya ketegangan dagang AS dengan China, serta data ketenagakerjaan AS yang solid.
Indeks acuan Eropa naik 1,7 persen atau mendekati level awal April sebelum gejolak pasar akibat rencana tarif balasan AS yang kini ditunda. Bursa regional mayoritas menguat, dengan indeks DAX Jerman naik 2,6 persen, indeks FTSE Inggris naik 1,17 persen ke 8.596, sementara indeks CAC Prancis menguat 2,33 persen ke 7.770.
Sementara itu, bursa AS Wall Street juga menguat pada perdagangan Jumat (2/4/2025), mencatatkan kenaikan mingguan kedua berturut-turut yang dipicu oleh data ekonomi yang kuat dan potensi meredanya ketegangan dagang antara AS dan China.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!