Kota Bogor Jadi Lokasi Peluncuran Program PHTC oleh Presiden Prabowo
📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 11:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: kotabogor.go.id
BOGOR - Tepat pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kota Bogor dipilih menjadi lokasi peluncuran Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) oleh Presiden Prabowo Subianto di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimahpar 5, Kecamatan Bogor Utara, Jumat (2/5).
Selain itu, SDN Cimahpar 5 juga mendapatkan "hadiah" berupa bantuan empat ruang kelas baru dari Prabowo Subianto melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti.
Peluncuran PHTC dilakukan langsung oleh Prabowo Subianto bersama Abdul Mu'ti dan dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama wakilnya, Jenal Mutaqin, serta para guru.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bogor menyampaikan bahwa Presiden RI menitipkan pesan untuk Kota Bogor. Pesan Presiden Prabowo sangat jelas, yakni menuntaskan program-program yang digagasnya.
"Dalam peluncuran ini, Presiden memberikan pesan agar berbagai program yang telah dicanangkan dapat direspons dan dijalankan oleh pemerintah daerah dengan sebaik-baiknya dan secara maksimal," ucap Dedie Rachim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Bogor pun menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga minta semua pemerintah daerah untuk bersama-sama merencanakan langkah yang tepat sejalan dengan Asta Cita dan memikirkan berbagai aspek posif dan negatifnya sebuah kebijakan serta menghitung untung ruginya bagi masyarakat.
"Jangan menerapkan prinsip 'kumaha engke' tapi prinsip yang benar adalah
'engke kumaha'," tutur Dedie Rachim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Prabowo menyampaikan, bahwa peluncuran ini merupakan langkah awal yang akan dilanjutkan dengan perbaikan sarana dan prasarana di berbagai sekolah di Indonesia.
"Sekarang baru bisa 11.000 sekolah yang kita perbaiki. Setelah kita dapat penghematan (anggaran dari program penghematan) dan dana lebih, kita akan terus tambah dana itu," ucap Presiden Prabowo.
Ia menambahkan, digitalisasi di sekolah-sekolah akan dilakukan dengan menempatkan layar-layar televisi di setiap sekolah.
"Di situ kita bisa memberi pelajaran terbaik dan ini bisa bermanfaat untuk sekolah-sekolah, apalagi di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar, atau kota/kabupaten yang kesulitan mendapat bahan dan guru yang ahli di bidang tertentu," ujar Presiden.
Selain itu, dengan digitalisasi ini, ke depan tenaga-tenaga ahli akan dikumpulkan dalam satu studio dan akan mengajar ke seluruh Indonesia serta membantu sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan guru atau tenaga ahli.
"Kita akan mulai. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, saya harap dua bulan ke depan sekolah-sekolah sudah menerima layar itu. Jadi pertengahan 2026 semua sekolah di Indonesia bisa mendapat layar televisi tersebut," tutur Presiden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!