Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! Pemprov NTB Manfaatkan Sampah Jadi Energi Terbarukan

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 08:00 WIB | Oleh:
Keren! Pemprov NTB Manfaatkan Sampah Jadi Energi Terbarukan Doc: Pemprov NTB
Ket. Truk membuang sampah ke TPA Kebon Kongok yang berlokasi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (2/5/2025).

MATARAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pemanfaatan sampah menjadi energi terbarukan biomassa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan sampah pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok di Lombok Barat.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berharap pemanfaatan sampah menjadi listrik biomassa dapat memangkas gunung sampah yang ada di TPA Kebon Kongok.

"Saat ini sedang dicari pola paling efisien untuk meratakan bukit, sehingga bisa digunakan sebagai landfill," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Sabtu (3/5).

Iqbal menuturkan kondisi TPA Kebon Kongok saat ini sudah penuh dan tidak mampu menampung sampah yang berasal dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, sehingga pemerintah harus mengambil langkah konkret guna menyelesaikan kendala tersebut.

Pemprov NTB segera menggelar pemilihan mitra untuk mencari partner kerja sama untuk perusahaan yang memenuhi syarat membangun pembangkit listrik berbasis sampah.

Iqbal berharap proses pembangunan pembangkit listrik tenaga biomassa dapat berlangsung selama satu atau dua tahun ke depan. Pemanfaatan sampah menjadi energi menjadi prioritas jangka menengah di NTB.

"Kami telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan seluas dua hektare di sekitar TPA Kebon Kongok sebagai lokasi pembangkit," ucapnya.

Lebih lanjut Iqbal menyampaikan saat ini proses perizinan lingkungan untuk membangun tempat pembuangan akhir baru sangat ketat. Apalagi kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan tidak ada pembangunan TPA baru di seluruh Indonesia mulai tahun 2030 mendatang.

Pemprov NTB berkomitmen mengoptimalkan kawasan TPA Kebon Kongok yang memiliki izin lengkap lantaran tidak ada jalan selain memanfaatkan sampah menjadi energi.

Berdasarkan catatan sejarah, TPA Kebon Kongok merupakan kawasan pembuangan akhir regional yang beroperasi dengan sistem open dumping atau tempat pembuangan akhir terbuka sejak tahun 1993.

Saat ini TPA Kebon Kongok menggunakan metode sanitary landfill untuk mengelola timbulan sampah yang datang sebanyak 300 ton setiap hari dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.