Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Sinergi HEBITREN dengan Pemerintah

📅 Rabu, 30 Apr 2025, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Sinergi HEBITREN dengan Pemerintah Doc: BPMI Setwapres
Ket. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) K.H. Hasib Wahab Hasbullah dalam audiensi yang digelar di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya sinergi yang berkelanjutan antara Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) dengan Pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan pesantren.

Hal itu disampaikan Gibran dalam audiensi dengan HEBITREN di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa.

"Wapres berpesan bagaimana program-program yang disusun (HEBITREN) dapat bersinergi dengan pemerintah,” ujar Ketua Umum HEBITREN K.H. Hasib Wahab Hasbullah, usai pertemuan, sebagaimana keterangan pers, Selasa.

Sinergi ini dinilai strategis dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat, selaras dengan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan kewirausahaan dan industri kreatif untuk pemerataan pembangunan dan ekonomi rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres juga mengapresiasi langkah HEBITREN dalam mempercepat penguatan ekonomi melalui unit-unit usaha di lingkungan pondok pesantren.

Menurut dia, inisiatif tersebut penting dalam mendorong kemandirian ekonomi serta memperluas kontribusi santri terhadap pembangunan nasional.

Lebih lanjut, Kiai Hasib menyampaikan bahwa Wapres memberikan perhatian khusus terhadap implementasi Dana Abadi Pesantren.

Dia juga mengungkapkan bahwa Wapres menekankan dana tersebut sebaiknya diprioritaskan untuk mendukung pendidikan para santri.

“Fokus Pak Wapres tadi, (sebaiknya utamakan) untuk beasiswa santri itu Dana Abadi Pesantren. Sebaiknya (utamakan) untuk beasiswa, beasiswa santri,” ungkapnya.

Lebih jauh, Kiai Hasib menjelaskan bahwa program akselerasi penguatan ekonomi umat yang telah disusun HEBITREN memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren.

Saat ini, HEBITREN tercatat telah menghimpun lebih dari 10.000 pesantren sebagai anggotanya.

“Sangat besar potensinya jika kita mengembangkan unit-unit usaha pesantren, baik dalam bidang ekonomi maupun bisnis. Nah, kita sudah memiliki wadah untuk itu, yaitu HEBITREN,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Jenderal HEBITREN K.H. Abd. Hamid Wahid, Bendahara Umum H. Sumarna, Ketua I Bidang Organisasi GSCB Reza Fahlipi Bakhtiar, Sekretaris Fatin Fadhillah Hasib, Bendahara Hj. Chairunisah, Kepala Departemen SDI RI Agus Jui Purmawan, serta Kepala Departemen P2TKO Robert Edy Sudarwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.