Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendopo dan Atsiri Kerja Sama Pelestarian Kekayaan Aromatik Khas Indonesia

📅 Senin, 28 Apr 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Pendopo dan Atsiri Kerja Sama Pelestarian Kekayaan Aromatik Khas Indonesia Doc: Pendopo
Ket. Sesi Parfume Class yang diadakan Atsiri bekerja sama dengan Pendopo, untuk memperkenalkan kekayaan aromatic tanah air.

JAKARTA - Merek usaha Kawan Lama Group di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Pendopo dengan bangga mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Atsiri, sebuah jenama kesehatan aromatik (aromatic wellness) yang mengangkat kekayaan tanaman aromatik Indonesia.

Kolaborasi tersebut dirayakan melalui sebuah acara pengenalan Atsiri. Kegiatan mencakup sesi Parfume Class oleh Atsiri serta sajian spesial Mixology with Savis Tea, eksplorasi aroma dalam balutan rasa yang menghadirkan pengalaman penyeduhan teh yang unik dan berkesan di Pendopo, Living World Alam Sutera.

Kemitraan ini menjadi langkah awal dari perjalanan kolektif untuk melestarikan budaya dan kekayaan alam Nusantara, sembari memperkenalkan aroma sebagai bagian dari gaya hidup yang mindful dan bermakna.

Atsiri, lahir dari Rumah Atsiri Indonesia, sebuah destinasi wellness aromatik yang dibangun di atas pabrik Citronella tahun 1963 yang telah dipugar di Tawangmangu, Jawa Tengah, mengangkat kekayaan alam aromatik Nusantara. Dari rempah, bunga, hingga akar dari tanaman atsiri, semua dipadukan untuk menciptakan produk yang menyuarakan kebaikan alam.

Perpaduan antara alam, sains, dan seni tercermin dalam setiap produk Atsiri, menghadirkan aroma yang kaya akan cerita, tempat, tradisi, hingga ritual keseharian. Kehadiran dan dukungan dari ritel seperti, Pendopo, yang berkomitmen sebagai ekosistem pendorong pengembangan produk lokal dan budaya Indonesia memberi ruang bagi Atsiri untuk melebarkan sayap, menjumpai khalayak di pasar yang lebih beragam.

Dalam acara ini, Dewanti Subijantoro, Corporate Representative Rumah Atsiri Indonesia, menyampaikan optimismenya. Ia percaya bahwa aroma dapat menjadi jembatan emosional yang kuat untuk mengenalkan kekayaan alam Indonesia.

“Bersama Pendopo, kami tidak hanya sekadar menghadirkan produk, tetapi merangkai sebuah pengalaman yang sarat nilai, cerita, dan semangat dari karya anak bangsa dalam melestarikan kekayaan alam Nusantara. Ini menjadi langkah awal dari perjalanan yang kami percaya dapat menyebarkan kebaikan alam melalui pendekatan yang bermakna, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di tengah pasar modern,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Senin (28/4).

Menyambut semangat kolaborasi ini, Tasya Widya Krisnadi, Direktur Pendopo, juga mengatakan, ia percaya bahwa kemitraan ini lebih dari sekadar kerjasama bisnis, melainkan wujud cinta kami terhadap produk lokal, komitmen pada keberlanjutan, dan apresiasi terhadap kekayaan aromatik Indonesia. Pendopo selalu berupaya menghadirkan karya terbaik anak bangsa yang penuh makna dan nilai.

“Melalui kolaborasi dengan Atsiri, kami ingin memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal kekayaan alam Indonesia, yang diekspresikan melalui aroma yang tidak hanya sebagai produk, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup yang terinspirasi oleh budaya Nusantara,” katanya.

Atsiri menghadirkan beragam minyak esensial melalui 62 varietas single oil serta tiga blend unik. Dari bahan dasar ini, seluruh rangkaian produk Atsiri dikembangkan, mulai dari parfum, lotion, dan sabun hingga teh aromatik dan camilan istimewa.

Format produk yang tersedia sangat beragam, meliputi body fragrance & personal care (eau de parfum, shampoo, lotion, massage oil), aromaterapi roll-on (termasuk varian khusus ibu & bayi), home fragrance (reed diffuser, lilin, linen spray), edible aromatics (tisanes, sirup, madu aromatik, camilan), serta paket hadiah dan kustomisasi (15 paket dengan opsi logo dan kemasan khusus).

Atsiri juga menawarkan aksesori seperti diffuser elektrik, portable diffuser, dan fiber sticks, yang dibagi dalam dua lini utama, ‘Signature Scents’ dengan aroma modern seperti ‘1963’, ‘1941’, Rayu, dan Buai, serta ‘Tradition Collections’ yang mengangkat warisan melati, tuberose, dan Beksan.

Produk-produk Atsiri menyasar berbagai persona konsumen, seperti ‘Design Enthusiasts’ yang tertarik pada kemasan dan identitas visual, ‘Local-Product Supporters’ yang menghargai kerajinan lokal, ‘Wellness Lifestyle Seekers’ yang mengintegrasikan aroma dalam rutinitas mindfulness, ‘Ingredient-Conscious Consumers’ yang memilih produk bersih dan cruelty-free, serta ‘Trend-Following Urbanites’ yang mengikuti tren gaya hidup terkini.

Kini, seluruh rangkaian produk Atsiri telah hadir di Pendopo dan tersedia di setiap gerainya, siap menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal, serta memperkenalkan kekayaan aromatik Indonesia sebagai bagian penting dari keseharian yang bermakna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.