Pemkot Kendari Meminta Sekolah Memasang “CCTV” untuk Cegah Pelecehan Seksual
📅 Senin, 28 Apr 2025, 23:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta seluruh jajaran sekolah untuk memasang kamera pengawas atau CCTV guna mencegah terjadinya pelecehan seksual di satuan pendidikan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat dihubungi di Kendari, Senin malam, mengatakan bahwa pemasangan kamera pengawas itu sebagai bentuk upaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Ia menyampaikan langkah tersebut dianggap penting untuk mencegah dan mendeteksi lebih dini berbagai tindakan yang tidak diinginkan, termasuk pelecehan seksual dan perundungan yang kerap terjadi di lingkungan pendidikan.
“Insya Allah nanti kami akan pasang CCTV untuk mengetahui apa perlakuan guru terhadap muridnya,” kata Siska Karina Imran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Saemina, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan dari Wali Kota Kendari untuk mengadakan kamera CCTV, yang akan dibiayai oleh dana bantuan operasional sekolah (BOS).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga meminta kepada sekolah-sekolah di Kota Kendari untuk segera menyertakan kebutuhan kamera pengawas dalam rencana kegiatan sekolah atau RKS masing-masing.
“Insya Allah, nanti kami masukkan dan laporkan ini dalam penggunaan dana BOS, karena CCTV bisa digunakan sebagai backup kami kalau ada masalah-masalah yang terjadi seperti kemarin,” ucap Saemina.
Menurutnya, saat ini hampir 50 persen sekolah di Kota Kendari telah memasang kamera pengawas secara mandiri. Meski begitu, pihaknya akan kembali memastikan agar semua sekolah dapat memiliki sistem pengawasan ini, terutama di area-area rawan seperti dekat area toilet, ruang kelas, dan sudut-sudut yang sulit terpantau.
Sebaiknya Anda baca juga:
“CCTV ini sangat penting karena kita tidak tahu kapan dan di mana kejadian bisa terjadi. Tapi kalau ada rekaman CCTV, kita bisa melihat dan memantau jika ada kejadian yang tidak diinginkan,” jelas Saemina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!