Spotify Radar Indonesia Perkenalkan 10 Talenta Lokal
📅 Minggu, 27 Apr 2025, 21:50 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Spotify
JAKARTA – Di tengah perkembangan musik Indonesia yang terus bertumbuh, Spotify tetap konsisten mendukung artis di setiap perjalanan mereka. Melalui Radar, program global yang dirancang untuk mendukung artis pendatang baru menjangkau lebih banyak pendengar, Spotify memperkenalkan 10 artis dari berbagai genre musik di Indonesia yang siap memberi warna bagi belantika musik tanah air.
Deretan artis Radar Indonesia 2025 mencerminkan keragaman dan dinamika musik Indonesia, mulai dari The Lantis yang menghadirkan nuansa nostalgia era 80-an dalam balutan indie-pop; White Chorus yang menghadirkan energi baru dalam electro-pop hingga Aftershine yang menghadirkan kembali pop Jawa untuk generasi masa kini.
Tidak ketinggalan Tissa Biani, Rony Parulian, Deborah Hanna, dan Difki Khalif dengan karya pop yang personal dan penuh makna, serta Adikara dan Rafi Sudirman yang menyegarkan genre pop-jazz dengan pendekatan yang modern dan otentik.
“Kami senang melihat bagaimana setiap tahunnya, Radar Indonesia terus memperkenalkan musisi-musisi baru dengan genre dan warna musik yang beragam. Lewat Rada, kami ingin merayakan kreativitas mereka karena selalu ada sesuatu yang baru untuk ditemukan oleh setiap pendengar. Spotify berkomitmen untuk mendukung perjalanan para musisi Indonesia dalam jangka panjang, serta mendorong karya mereka menjangkau pendengar di seluruh dunia,” ujar Head of Music Spotify untuk Asia Tenggara, Kossy Ng, melalui keterangan tertulis baru-baru ini.
Berkat Radar, ada lebih banyak kesempatan yang terbuka untuk mendorong perjalanan bermusik para artis muda ini ke level berikutnya. Selain mendapat dukungan editorial melalui play listing, Spotify juga memberikan publisitas out of home untuk menunjukkan potensi besar dari para artis yang siap menjangkau lebih banyak pendengar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para artis Radar menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan rata-rata peningkatan pendengar bulanan sebesar 40 persen dan pertumbuhan jumlah streaming sebesar 30 persen dalam enam bulan setelah mereka bergabung ke dalam program ini.
Tiap tahunnya, artis Radar terus menorehkan pencapaian. Salah satu artis Radar Indonesia 2024 Salma Salsabil menjadi Radar Indonesia Artist of the Year dalam Wrapped 2024. Ada pula artis Radar Indonesia 2023, Aziz Hedra, dengan lagu hit ‘Somebody’s Pleasure’ yang menduduki puncak tangga lagu di Indonesia dan menjangkau kawasan Asia Tenggara termasuk Vietnam, Filipina, Singapura, dan Malaysia serta Bernadya yang berjaya di Wrapped 2024 dengan membawa pulang gelar Artis Indonesia Teratas Tahun 2024 dan Album Indonesia Teratas Tahun 2024.
Bagi para musisi terpilih, Radar tidak hanya sekadar program tapi merupakan bentuk pengakuan. Bergabung dalam program Radar bersama dengan artis Indonesia lainnya jadi motivasi dan mendorong untuk bermimpi lebih besar dalam berkarya dan menemukan pendengar baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kesuksesan artis-artis Radar sebelumnya jadi pengingat buat kami kalau karya yang kami ciptakan punya potensi besar untuk dinikmati siapa saja, dimana saja. Senang sekali bisa jadi bagian dari Spotify Radar Indonesia tahun ini,” ujar The Lantis, artis Radar Indonesia 2025.
Langkah besar berikutnya dalam musik Indonesia dimulai dari sini. Radar Indonesia menegaskan komitmen Spotify untuk mendukung artis pendatang baru untuk terus tumbuh, berkembang, dan meninggalkan jejak yang berarti di industri musik.
Menjadi bagian dari Radar bukan sekadar tentang ditemukan, tapi juga bagaimana terus menjadi sorotan. Mulai dari ‘Bunga Maaf’ yang dibawakan The Lantis hingga ‘Minggu’ dari White Chorus, temukan karya dari para artis yang tengah mendefinisikan wajah musik Indonesia masa kini. Dengarkan playlist RADAR Indonesia 2025, eksklusif hanya di Spotify.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!