Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Setelah Paus Fransiskus Dimakamkan, Semua Mata Kini Tertuju pada Konklaf

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 13:56 WIB | Oleh:
Setelah Paus Fransiskus Dimakamkan, Semua Mata Kini Tertuju pada Konklaf Doc: AP
Ket. Kardinal Italia Giacomo Biffi (tengah) mengambil sumpah di awal konklaf untuk memilih paus berikutnya di Kapel Sistina di Vatikan, Senin, 18 April 2005.

VATICAN CITY – Setelah Paus Fransiskus dimakamkan, semua mata kini tertuju pada konklaf, pertemuan rahasia para kardinal yang akan deigelar dalam beberapa hari untuk memilih paus kepala baru.

Bersamaan dengan para pemimpin dunia dan raja yang berkuasa, sekitar 400.000 orang hadir pada Sabtu (26/4) untuk menghadiri pemakaman Paus Argentina di Vatikan dan pemakaman di Roma.

Kerumunan massa merupakan bukti popularitas Paus Fransiskus, seorang reformis energik yang memperjuangkan kaum termiskin dan paling rentan.

Banyak orang yang berduka atas mendiang Paus, yang meninggal pada hari Senin (21/4) di usia 88 tahun, mengungkapkan rasa cemas tentang siapa yang akan menggantikannya.

"Dia akhirnya mengubah Gereja menjadi sesuatu yang lebih normal, lebih manusiawi," kata Romina Cacciatore (48), seorang penerjemah Argentina yang tinggal di Italia.

"Saya khawatir dengan apa yang akan terjadi."

Pada Senin pagi, pukul 9 pagi (0700 GMT), para kardinal akan mengadakan pertemuan umum kelima mereka sejak kematian Paus, di mana mereka diharapkan akan mengumumkan tanggal konklaf.

Diselenggarakan di balik pintu terkunci di Kapel Sistina yang dihiasi lukisan fresko, pemilihan seorang paus telah menjadi daya tarik publik selama berabad-abad.

Para kardinal-elektor akan memberikan empat suara sehari hingga salah satu kandidat memperoleh mayoritas dua pertiga, sebuah hasil yang disiarkan ke dunia yang menunggu dengan membakar kertas-kertas yang mengeluarkan asap putih.

Kardinal Luksemburg Jean-Claude Hollerich minggu lalu mengatakan bahwa ia memperkirakan konklaf akan berlangsung pada tanggal 5 atau 6 Mei - segera setelah sembilan hari berkabung paus, yang berakhir pada tanggal 4 Mei.

Kardinal Jerman Reinhard Marx mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu bahwa konklaf tersebut akan berlangsung hanya "beberapa hari".

Mengikuti Jejaknya

Upacara pemakaman Paus Fransiskus diadakan di Lapangan Santo Petrus di bawah sinar matahari musim semi yang cerah, gabungan antara upacara khidmat dan curahan emosi untuk paus pertama Amerika Latin di Gereja tersebut.

Lebih banyak kerumunan diperkirakan akan hadir pada hari Minggu ketika masyarakat dapat mulai mengunjungi makam marmer sederhana di basilika Santa Maria Maggiore, gereja favoritnya di Roma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.