'Ekonomi Fransiskus' Warisan Tak Ternilai Pope Francis
📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 09:50 WIB | Oleh: Tim RedaksiRomo Frumens mengatakan, salah satu makna bensiklik Laudato Si’ adalah peduli terhadap lingkungan, yakni bagaimana manusia itu melihat lingkungan sebagai bagian yang integral dengan dirinya.
"Mencintai lingkungan itu bukanlah pilihan, tetapi sesuatu yang melekat dalam diri manusia. Karena itu, mestinya negara mengurangi atau menghentikan aktivitas industri ekstratif," tegas romo Frumen.
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia tahun lalu ujar romo Frumens mau memberi pesan kepada kita bahwa bahwa bumi ini ialah rumah bersama. "Oleh karena itu, marilah kita merawatnya secara bersama-sama,"ucap romo Frumens.
Paus Fransiskus akan dimakamkan pada Sabtu (26/4). Melalui surat wasiatnya ia menuliskan bahwa dirinya dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, Italia, bukan di Basilika St. Petrus yang terletak di Vatikan seperti kebanyakan pendahulunya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain kerena kerap berdevosi di Basilika ini, alasan lainnya menurut Licentiat Sejarah Gereja Universitas Gregoriana Roma, Italia, romo Faris Jebada OFM, dalam sejarahnya dari keempat basilika besar ini, hanya basilika Santa Maria Maggiore yang dibangun oleh gereja dan orang orang roma (rakyat biasa). Sementara tiga basilika lainnya dibangun oleh kaisar konstantinus (kaisar Romawi) yang memerintah pada tahun 306-337 Masehi.
"Nah, ini adalah simbol dari beliau bahwa dia ingin memisahkan antara Gereja Imperial ala konstantinus menuju Gereja Rakyat yang disimbolkan oleh Gereja Santa Maria Maggiore. Ini konsisten dengan sikapnya yang melihat bahwa gereja lebih sebagai gereja bagi orang miskin dan sederhana,"pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!